DIY Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 22 April 2019 / 11:23 WIB

Pejabat Kemendikbud Pantau UNBK di SMPN 8 Yogyakarta

YOGYA.KRJOGJA.com - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Negeri 8 Yogyakarta ditinjau secara langsung oleh bidang pemantau dan evaluasi kinerja Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan ( Kemdikbud). Peninjauan tersebut untuk melihat seberapa siap sekolah dengan soal Hots.

"Kami dari pusat analaisis dan sinkronisasi kebijakan paska dibawah Sekjen. Tugas kami memfasilitasi kegiatan pak menteri. UN menjadi salah satu program prioritas kementerian sehingga ini menjadi agenda kami untuk monitoring," kata Kepala Bidang Pemantau dan Evaluasi Kinerja Kemdikbud Rusprita Putri Utami, Senin (22/04/19). 

Menurut Rusprita peninjauan hari ini untuk melihat bagaimana kolaborasi ekosistem pendidikan dalam mempersiapkan UN. Jika melihat tahun sebelumnya telah viral soal-soal higher order thinking skills (Hots), maka pada ujian SMP kali ini, pihaknya ingin mengetahui kesiapan sekolah baik dari Sekolah maupun siswa dalam mempersiapkan soal-soal Hots. 

"Ingin mengetahui pandangan semua stakeholder pendidikan terkait bagaimana UN ke depan. Harapanya setelah pemantauan evaluasi ini, kami bisa menganalis memberikan rekomendasi untuk pak menteri, UN sebaiknya seperti apa," lanjutnya.

Rusprita menjelaskan Yogyakarta menjadi 10 Provinsi yang  mengkantongi nulai UN tertinggi. Setelah dilihat hasil UN paling tinggi ada di Yogyakarta. Maka dengan ini, pihak analisis ingin menggali lebih dalam apa kiat-kiat apa yang dilakukan pendidikan di Yogya.

"Hasil evaluasi ini akan terlihat setelah semua selesai ditinjau melalui wawancara. Setelah itu kita coba evaluasi analisisnya baiknya seperti apa," katanya  

Di hari pertama UNBK dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, belum bisa dinilai secara keseluruhan. Namun berharap tidak ada kendala teknis dan sekolah sudah menyiapkan genset sebagai antisipasi. (Ive)