DIY Editor : Ivan Aditya Senin, 22 April 2019 / 00:21 WIB

Gerombolan Klitih Bacok Remaja, Korban Dibuang ke Selokan

YOGYA, KRJOGJA.com - Aksi sadis gerombolan klitih di jalanan kembali memakan korban, Minggu (21/04/2019). Kawanan remaja bermotor dengan bersenjata pedang tanpa sebab mengeroyok dan membacok Arga Bagus Saputra (18) warga Kalipucang Bangunjiwo Kasihan Bantul. Puas beraksi, tubuh korban yang telah penuh luka pada bagian wajah dibuang ke selokan di Jalan AM Sangaji Yogyakarta.

Pada peristiwa yang terjadi dini hari tersebut, korban bersama empat orang temannya tengah berada utara perempatan Jetis tepatnya di samping halte bus Trans Jogja. Mereka berada di tempat itu menanti seseorang yang telah janjian bertemu untuk jual beli burung.

Saat itu dari arah utara terlihat gerombolan remaja yang mengendarai sekitar sepuluh sepeda motor melewati jalan AM Sangaji. Begitu melihat korban dan teman-temannya tiba-tiba kawanan ini berbalik arah lalu menghampirinya.

Tanpa banyak bicara gerombolan ini lalu turun dari motor dan mengeroyok korban beserta teman-temannya. Tiga orang teman yang semula berada di atas motor kocar-kacir dan berhasil menyelamatkan diri, namun korban tertinggal sendiri di tempat tersebut.

Korban langsung jadi bulan-bulanan kawanan pelaku. Beberapa orang diantaranya bahkan mengeluarkan pedang dan membacok korban dengan sadis.

Melihat remaja ini sudah tak berdaya para pelaku membuang korban ke selokan di depan SMKN 2 Yogyakarta dan mereka pergi meninggalkan lokasi kejadian. "Pelaku kurang lebih sepuluh orang, setelah bacok kabur semua. Korban satu orang, sekarang di rumah sakit Pantirapih," ungkap Kapolsekta Jetis, Kompol Haryanto.

Beruntung nyawa korban berhasil selamat walau harus menderita luka sobek pada bagian wajah dan bibir serta beberapa gigi tanggal. Beberapa saksi di lokasi kejadian sempat melihat ciri-ciri pelaku diantaranya mengendarai sepeda motor jenis trail warna putih dan hijau.

Usai kejadian Polisi segera melakukan pengejaran dan menyisir lokasi-lokasi yang sering dijadikan tempat nongkrong para remaja. Kasus tersebut kini ditangani jajaran Polresta Yogyakarta. (Van)