Olahraga Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 21 April 2019 / 21:22 WIB

Playoff Basket Putri Srikandi Cup, 7 Tim Berebut Juara

SLEMAN, KRJOGJA.com - Yogyakarta bakal menjadi saksi sejarah hadirnya juara baru Kompetisi Bola Basket Putri tertinggi di Indonesia "Srikandi Cup" yang musim ini menggunakan format kompetisi liga. Masuk seri pamungkas / babak Playoff musim 2018-2019, di gelar di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia (UII) 22-27 April 2019.

Ketua Koordinator Srikandi Cup Deddy Setiawan menjelaskan akan ada tujuh tim yang berlaga di babak playoff kali ini yakni Merpati Bali, Sahabat Semarang, Flying Wheel Makassar, Tanago Friesian Jakarta, Tenaga Baru Pontianak, Scorpio Jakarta dan GMC Cirebon. 

Menurut Deddy Tujuh tim ini dibagi dalam dua pool yang nantinya masing-masing pool akan diambil dua tim untuk nantinya peringkat satu dan runner up yang temukan dalam babak semifinal. 

“Kami akhirnya kembali ke Yogyakarta setelah terakhir empat tahun lalu WNBL. Harapannya bisa membangkitkan animo basket putri di Yogyakarta. Terimakasih juga untuk UII yang mau bekerjasama sehingga kami bisa main di GOR yang sangat representatif,” ungkapnya dalam temu pers Minggu (21/4/2019). 

Ketatnya persaingan Playoff kali ini tampaknya akan terxcipta di GOR Ki Bagoes Hadikusumo selama enam hari penyelenggaraan. Hal tersabut disampaikan kapten tim Tenaga Baru Pontianak, Fanny Kalumata yang mengakui babak playoffs tidak akan berjalan mudah karena seluruh tim pasti ingin menang dan meraih piala. 

“Tenaga Baru Pontianak optimis buat ambil kesempatan di setiap game yang akan kita hadapi nanti di babak playoffs, karena dengan persiapan sekarang yang lebih baik dan lengkap, harusnya kita lebih bagus lagi dari seri-seri sebelumnya,” tandas Fanny. 

Sementara kapten tim Merpati Bali Helena Tumbelaka mengaku tidak ingin larut dalam euforia yang berlebihan meski timnya diunggulkan meraih juara tahun 2019 ini. Menurut dia, nuansa playoff tidak sama dengan seri reguler, setiap tim pasti akan mawas diri dalam melakoni seri yang sangat krusial ini.

"Sudah pasti Playoff berbeda. Opini yang mengatakan kami akan menjadi menjadi juara, mungkin karena musim lalu kita peringkat 2 dan musim ini Surabaya Fever absen. Kami tetap harus membuktikan itu di pertandingan akhir nanti. Menatap playoff, kemarin kami banyak latihan untuk memperbaiki kelemahan di seri 3 kemarin. Yang pasti di playoff ini Merpati Bali akan perform lebih baik,” janji pemain bernomor punggung 57 tersebut. (Fxh)