Olahraga Editor : Ivan Aditya Minggu, 21 April 2019 / 01:42 WIB

Pogba dan De Gea Tuntut Kenaikan Gaji

INGGRIS, KRJOGJA.com - Manchester United dipastikan tersingkir dari Liga Champions 2019. Tapi, Paul Pogba dan David de Gea justru malah menuntut kenaikan gaji yang lebih besar.

Langkah Manchester United terhenti di perempat final Liga Champions usai ditaklukkan raksasa Spanyol, Barcelona lewat agregat 0-4. The Red Devils kalah 0-1 di Old Trafford, sebelum dibantai Barcelona 3-0 pada leg kedua di Camp Nou.

Kegagalan di Liga Champions 2019 membuat Manchester United kian terpuruk musim ini. Sebelumnya, pasukan Ole Gunnar Solskjaer hampir tersingkir dari empat besar klasemen Liga Primer musim ini.

Masuk ke pekan 34 Liga Premier, Manchester United berada di urutan keenam klasemen dengan raihan 64 poin atau selisih dua poin dari Arsenal yang berada di posisi keempat. Pogba dkk tertinggal 21 poin dari Liverpool yang sampai saat ini masih memimpin perolehan poin di klasemen.

Jika Manchester United gagal melaju ke Liga Champions 2019-2020, gaji pokok para pemainnya bakal mendapat potongan 25 persen. Seperti diketahui, hanya empat besar tim di klasemen Liga Premier yang dipastikan mendapat tempat untuk Liga Champions musim depan.

Kondisi tersebut sudah pernah dialami para pemain saat gagal lolos kualifikasi Liga Champions sebelum hadirnya Jose Mourinho pada 2016 lalu. The Times menyebut bahwa Pogba dan De Gea mengetahui situasi ini. Hal itu yang membuat keduanya menuntut kenaikan gaji yang besar di tengah kekhawatiran United akan kehilangan tempat empat besar Liga Premier.

Pogba diketahui memiliki kontrak £290 ribu atau setara Rp5,2 miliar per minggu dan masih memiliki sisa dua tahun kontrak di Old Trafford. Namanya kini kerap diisukan pindah ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas mendatang.

Sementara itu, De Gea dikabarkan tengah menjalani masa pembicaraan kontrak baru bersama Manchester United. Pemain asal Spanyol itu disebut hendak memperbaharui gaji pokok pada nilai kontrak supaya lebih tinggi dari sebelumnya, £200 ribu atau sekitar Rp3,6 miliar per minggu. (*)