Olahraga Editor : Ivan Aditya Minggu, 21 April 2019 / 00:14 WIB

Dilaporkan Polisi, Patrich Wanggai Angkat Bicara

YOGYA, KRJOGJA.com - Pesepakbola eks timnas Indonesia yang saat ini bermain di Kalteng Putra, Patrich Wanggai angkat bicara terkait pelaporan atas dirinya ke Polda DIY atas dugaan penganiayaan di depan salah satu bar kawasan Jalan Demangan Baru Depok Sleman, Kamis (11/4/2019) dinihari lalu. Patrich menyebut siap mengikuti prosedur hukum dan tak akan lari seperti yang dikhawatirkan korban.

Pesepakbola asal Papua tersebut mengungkap penjelasan yang disampaikan pihak kuasa hukum korban atasnama Lalu Dhimas Ajie warga Prawirodirjan Gondomanan tak seperti yang terjadi saat malam kejadian. Patrich yang mengaku dalam kondisi tidak mabuk mengungkap niat korban bukan untuk melerai percekcokan yang sebelumnya terjadi antara Patrich dan rekan korban.

"Kalau saya dikatakan membawa pergi menjauh dari bar dengan memiting korban, itu tidak betul. Malah korban ini sebenarnya mabuk dan mendorong-dorong saya agar menjauh bahkan sempat mencekik leher saya. Saya yang punya kesabaran ya akhirnya bereaksi,” ungkapnya, Sabtu (20/04/2019).

Patrich pun mengaku sangat menyesal dengan keterangan yang disampaikan pihak kuasa hukum Lalu Dhimas yang dinilai berat sebelah. “Itu tidak masuk akal, saya tidak dikejar warga dan saya tidak lari. Saya masih di Yogya latihan sepakbola pagi sore. Saya siap mengikuti proses hukum, mau tidak mau,” sambung Patrich.

Patrich juga mengatakan telah beritikad baik mengunjungi korban di rumah sakit sehari pasca kejadian. Namun, lantaran korban saat itu belum bisa diajak komunikasi maka ia lantas pulang sembari menanti langkah lanjutan korban untuk berbicara.

“Saya datang ke rumah sakit bukan untuk mengajak damai, tapi untuk berbicara apa yang kemudian terbaik maunya dia. Tapi saya tidak memaksa harus damai, namun memang hingga kemarin ini mereka belum menghubungi saya lagi. Kemudian kaget ada link berita dari asisten pelatih saya,” sambung dia lagi.

Adanya pelaporan ke Polda DIY sendiri dianggap Patrich cukup mengganggu konsentrasinya dalam mempersiapkan diri menyambut Liga 1 2019. Namun begitu, sampai saat ini belum ada panggilan ke Mapolda DIY terkait kelanjutan kasus tersebut.

“Saya juga merasa lucu saja, karena yang lapor itu (Dwi Endy Wirabhuana) sebenarnya juga memukul saya dibagian kepala kiri. Saya tidak tahu dia pukul pakai apa karena langsung lari. Ini yang membuat saya merasa kasus ini lucu dan tidak benar,” pungkasnya. (Fxh)