Jateng Editor : Danar Widiyanto Jumat, 19 April 2019 / 20:30 WIB

Kawasan Ditata, Gedung Pengadilan Agama Boyolali Bakal Direlokasi

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Lokasi Pengadilan Agama (PA) Boyolali akan dipindahkan ke lokasi baru di bekas Kantor Kecamatan Mojosongo di Kapung Ponah, menyusul rencana penataan kawasan Simpang Lima Boyolali. Proses pembangunan gedung baru PA Boyolali ini sudah dimulai sejak April lalu.

Dari papan informasi proyek, pembangunan gedung baru PA Boyolali ini berasal dari anggaran APBD Boyolali 2019 senilai Rp5.315.900.000 dan akan rampung dikerjakan selama 210 hari kalender.

Bupati Boyolali, Seno Samdoro, Kamis (18/4/2019) kemarin menjelaskan, untuk mekanisme relokasi nanti akan memakai sistem saling hibah, dimana Pemkab Boyolali akan menyediakan lokasi dan gedung baru untuk relokasi. Konsep saling hibah ini sudah beberapa kali dilakukan di Boyolali, antara lain relokasi Gedung BPN Boyolali dan Gedung Bank Jateng.

Sementara untuk rencana penataan masih dikaji, dimana rencananya sebagian gedung bekas PA Boyolali akan dibongkar, terutama bagian tambahan gedung yang berkonsep modern. Sementara bagian belakang gedung yang merupakan bangunan asli dan berstatus benda cagar budaya akan tetap dipertahankan, yakni gedung yang selama ini menjadi ruang sidang.  

“Penataan kota, termasuk di kawasan simpang lima yang merupakan jantung kota, akan teruis dilakukan,” katanya.

Diketahui, selain Gedung PA Boyolali, proses penataan kawasan simpang lima sudah lama dilakukan, diantaranya dengan relokasi Gedung Bank Jateng yang berlokasi tengah bundaran simpang lima. Bekas gedung yang berstatus cagar budaya tersebut saat ini sudah menjadi Gedung Perpustakaan Boyolali, sementara lahan kosong di depan gedung sudah menjadi taman serta lokasi patung Arjuna Wijaya yang saat ini menjadi ikon pembangunan di Boyolali. (Gal)