DIY Editor : Agus Sigit Jumat, 19 April 2019 / 13:47 WIB

Duh..H+2 Coblosan, Masih Ada Petugas KPPS Belum Terima Honor

SLEMAN, KRJOGJA.com - Dua hari pasca pemilihan suara pemilu serentak 2019, ternyata masih ada petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Kabupaten Sleman belum menerima honor.

Berdasarkan informasi yang dapatkan dari petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS), pihaknya terkendala pada data para anggota KPPS yang berstatus sebagai PNS belum lengkap. "Kalau mereka bilang data belum lengkap, kenapa baru sekarang, kenapa tidak dari sebelum pencoblosan," kata Dharmo Ketua KPPS di TPS 44 Balecatur, Gamping, Sleman ketika diminta konfirmasi para wartawan. Jum'at (19/04/19).

"Dari awal memang tidak ada informasi jelas mengenai honor KPPS. Tapi KPPS di Bantul dan Kulonprogo sudah terima sebelum pencoblosan," lanjutnya.

Dharmo menambahkan, pada pemilihan umum (Pemilu) sebelumnya di tahun 2014 honor untuk KPPS langsung bisa diterima. Namun untuk pemilu kali ini, pihaknya tidak mendapat kejelasan dari pihak KPU Sleman. Ia juga meminta kejelasan agar segera membayarkan honor para KPPS.

"Kami sudah kerja 24 jam, tapi honor dari tujuh orang KPPS hingga saat ini belum dibayar, kami minta kejelasan kapan mau dibayarkan," ucapnya.

Anggota KPPS di TPS 43 Sinduadi, Mlati, Sleman Ika Nur Jannah juga mengaku sampai saat ini juga tak kunjung mendapatkan honor yang harusnya diterima setelah pemilihan.

Sepengetahuannya, honor untuk KPPS diterima setelah pengumpulan kotak suara. Selain itu, dari informasi yang dia terima ada yang bilang masih di PPS. "Katanya (honor) diterima setelah selesai penghitungan suara, informasi yang saya dapat seperti itu, tapi saya tidak tahu kejelasannya," ungkapnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak KPU baik Sleman dan juga DIY belum bisa memberikan konfirmasi atas kejadian tersebut. (Ive)