Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 19 April 2019 / 13:40 WIB

Dua Pelaku Penganiayaan Purbayan Ditangkap

SUKOHARJO, KRjogja.com, Pelaku penganiayaan yang videonya viral di media sosial di wilayah Desa Purbayan, Kecamatan Baki beberapa waktu lalu berhasil ditangkap. Mereka yakni A dan M sudah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolda Jawa Tengah. Satu kasus penganiayaan lagi di wilayah Kecamatan Mojolaban pelakunya masih dalam pengejaran aparat dan identitasnya sudah diketahui.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Jumat (19/4) mengatakan, penangkapan terhadap A dan M dilakukan beberapa waktu lalu. Polisi langsung melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku setelah melihat video penganiayaan di media sosial yang sempat viral. Lokasi kejadian berada di wilayah Desa Purbayan, Kecamatan Baki.

Rekaman video penganiayaan tersebut mengarah pada dua orang pelaku dan polisi berhasi melakukan penangkapan. Penganiayaan dilakukan kedua pelaku A dan M terhadap korban T pada 31 Maret lalu. Dalam kejadian tersebut T sedang melintas menggunakan sepeda dan berhenti di pinggir jalan. Mendadak T dihampiri sejumlah orang dan kemudian dianiaya oleh A dan M.

T dianiaya dengan diketahui oleh sejumlah warga dan tidak bisa memberikan perlawanan. Kejadian tersebut sempat direkam warga dan menyebar viral ke media sosial. Hal itu dijadikan bukti polisi untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku. Dasar lainnya karena ada laporan resmi masuk ke polisi. "Dua pelaku penganiayaan A dan M di Purbayan, Baki sudah ditangkap dan ditahan di Rutan Mapolda Jawa Tengah. Proses hukum masih terus berjalan," ujarnya.

Penangkapan terhadap dua orang pelaku penganiayaan di Purbayan, Baki diharapkan bisa membuat kondusifitas masyarakat bisa tetap terjaga. Sebab pasca kejadian kondisi warga sempat resah. Selain itu penangkapan juga menjadi bukti kinerja polisi dalam penuntasan kasus.

Satu kasus penganiayaan lagi di wilayah Kecamatan Mojolaban pelakunya masih dalam pengejaran petugas. Penganiayaan menimpa seorang warga peserta kampanye salah satu partai politik. Identitas pelaku sudah diketahui polisi.  "Segera kita lakukan penangkapan karena identitas pelaku sudah kami ketahui," lanjutnya. (Mam)