Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Jumat, 19 April 2019 / 22:20 WIB

Penumpang Kereta Diyakini Masih Banyak Meski Ada Tol Trans Jawa

JAKARTA, KRJOGJA.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI yakin jumlah penumpang akan terus meningkat setiap tahun. Meskipun Tol Trans Jawa sudah menghubungkan Merak hingga Banyuwangi, hal itu tak mempengaruhi minat masyarakat untuk menggunakan kereta api.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dalam keterangannya mengaku optimistis jumlah pemudik yang akan menggunakan kereta api pada tahun ini akan mencapai 6,4 juta penumpang.

"Jadi meskipun tol itu sudah jadi, tampaknya jumlah penumpang kereta api tidak terganggu. Bahkan, kami merasa bahwa itu bukan bersaing, tapi menolong. Tol jadi ini menolong kami. Supaya masyarakat ingin mudik atau pergi ke daerah itu ada alternatif lain," kata Edi, Rabu (17/4/2019).

Ia berpendapat, peningkatan jumlah penumpang ini terjadi sebagai dampak mahalnya harga tiket pesawat. Kereta api pun jadi pilihan utama untuk bepergian jarak jauh.

Edi menambahkan, KAI semakin meningkatkan pelayanannya. Para penumpang kereta api pun semakin mudah membeli tiket hingga nyaman selama perjalanan.

Dia mencontohkan, salah satu bentuk peningkatan pelayanan adalah dengan menghadirkan coworking space di beberapa stasiun besar, salah satunya di Stasiun Gambir, Jakarta. Ini merupakan inovasi KAI dalam memberikan fasilitas bagi para generasi milenial.

"Jadi, total ada sembilan lokasi. Nanti stasiun terbesar akan kita pasang coworking space dan kala banyak peminatnya atau milenial ini banyak kegiatan juga disiapkan WiFi di stasiun," ucap dia.(*)