Peristiwa Editor : Ivan Aditya Kamis, 18 April 2019 / 13:34 WIB

Wiranto Minta Semua Pihak Menahan Diri

JAKARTA, KRJOGJA.com - Menkopolhukam Wiranto mengimbau semua pihak menahan diri dan tak melakukan hal-hal anarki pascapemungutan suara Pemilu 2019 pada 17 April lalu. Ia menegaskan masyarakat harus tetap tenang menunggu hasil pemilu yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan tak terganggu hasil quick count.

"Mengingatkan kepada segenap masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan tindakan anarki yang melanggar hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku sambil menunggu hasil resmi penghitungan suara oleh KPU," ujar Wiranto usai menggelar rapat koordinasi yang dihadiri pimpinan TNI, Polri, dan pimpinan institusi penegak hukum.

Wiranto menyatakan TNI dan Polri akan bertindak tegas dan menetralisasi berbagai aksi yang akan mengganggu ketertiban, keamanan, serta keutuhan bangsa dan negara. Lebih lanjut, Wiranto mengklaim TNI dan Polri merupakan institusi negara yang netral dalam pemilu. TNI dan Polri, kata dia, tidak masuk dalam kontestasi pemilu dan tidak berpihak kepada siapapun.

"Sebagai alat negara, TNI dan Polri yang telah disumpah untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara berdasarkan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI," ujarnya.

Di sisi lain, Wiranto juga mengimbau semua pihak untuk menghargai ajakan para capres peserta Pilpres 2019 agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, memelihara perdamaian, serta melarang para pendukungnya untuk melakukan aksi-aksi provokasi yang nyata-nyata akan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. (*)