DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 18 April 2019 / 09:13 WIB

Harga Cabai dan Bawang Putih Masih Fluktuatif

YOGYA, KRJOGJA.com - Harga cabai dan bawang putih masih terus berfluktuasi di sejumlah pasar tradisional di DIY pada pekan ketiga April 2019. Kenaikan tersebut dipicu semakin bertambahnya permintaan dan faktor cuaca yang mempengaruhi produksi serta kebijakan impor terkait bawang putih.

"Harga bawang putih kating yang semula di kisaran Rp 46.000 hingga Rp 47.000/kg kembali mengalami kenaikan menjadi Rp 50.000/kg. Kenaikan ini diikuti bawang putih sinco yang semula di kisaran Rp 31.000 menjadi Rp 33.000/- kg menjadi Rp 35.00/kg," tutur Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto.

Disperindag terus berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) perihal kenaikan harga bawang putih kating yang memang masih tergantung sepenuhnya dengan impor tersebut. Disperindag DIY berharap Kemendag segera melakukan upaya untuk membuka kran impor atau mempermudah regulasi impor bawang putih kating tersebut agar dapat memenuhi suplai dan permintaan masyarakat.

"Kenaikan juga dialami cabai yang disebabkan bertambahnya permintaan, terlebih banyak hari libur pekan ini. Harga cabai merah keriting naik dari Rp 13.300 menjadi Rp 13.700/kg dan harga cabai merah besar naik dari Rp 27.000 menjadi Rp 30.300/- kg," paparnya.

Sementara harga bahan pangan lainnya relatif stabil seperti beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, daging sapi, daging ayam, telur ayam dan bawang merah. Harga bahan pangan tersebut memang masih mengalami fluktuasi namun masih dalam batas kewajaran.

"Kami juga mempersiapkan operasi pasar dan pasar murah di kabupaten/kota pada minggu pertama di bulan Ramadan dan minggu terakhir sebelum lebaran. Operasi pasar tersebut tidak hanya menjual beras semata, namun komoditas lainnya seperti minyak goreng, gula pasir, telur ayam dan lain-lain yang membidik masyarakat prasejahtera serta masyarakat umum," ungkap Yanto. (Ira)