DIY Editor : Agus Sigit Kamis, 18 April 2019 / 06:10 WIB

Terapkan Demokrasi di Keluarga, Mahfud MD Bebaskan Pilihan Mencoblos

YOGYA, KRJOGJA.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menggunakan hak suaranya di Yogyakarta. Mahfud MD Mengaku menerapkan demokrasi dalam keluarganya, bahkan untuk urusan memilih presiden sekalipun.

"Saya menyiapkan anak-anak dan keluarga. Saya punya anak lima, dari Surabaya satu, itu yang harus nyoblos nanti siang karena surat panggilannya belum ada, dia punya KTP sini, sehingga kami yang ada (ikut) nyoblos lebih dulu. Dan saya tadi briefing semuanya ketika mereka tanya kepada saya 'mau milih siapa?' DPR siapa, DPD siapa, saya bilang pada mereka, 'saya tidak mau tahu, ini demokrasi'," kata Mahfud setelah selesai mencoblos di TPS 105 Rt 01/Rw 53 Sambilegi Baru Lor, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Rabu.(17/04/19) pagi tadi.

"Meskipun kamu punya pilihan sendiri," lanjut Mahfud ketika menirukan percakapannya dengan anaknya. 

Selain itu, Mahfud juga mengatakan pada pemilu serentak kali ini, menurutnya sedikit kerepotan mengenai surat suara yang begitu banyak. " Memang agak repot ya pertama lama harus teliti, kedua banyak calon calon yang belum kenal, hingga harus berpikir mencari satu satu mana yang kenal, lalu membayangkan rekam jejaknya," tambahnya.

Mahfud juga mengimbau semua yang merasa dicurangi, bawa sengketanya ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sesudah itu menurut Mahfud akan ada jalurnya. "MK itu perlu bukti, sebabnya bukti harus disiapkan nanti akan diberikan berita acara, kemudian mereka menandatangani juga berita acara dari setiap peserta dan kontestan, sehingga harus disimpan baik baik untuk jadi bukti dan KPU tidak boleh main-main, polisi tidak boleh main-main, semua tidak boleh main-main. Ini hak rakyat semuanya," tutupnya (Ive)