DIY Editor : Agus Sigit Kamis, 18 April 2019 / 02:14 WIB

Banyak Mahasiswa Gagal Nyoblos, KPU DIY Akui Kekurangan Surat Suara

YOGYA, KRJOGJA.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY Hamdan Kurniawan mengatakan 2 persen surat suara tambahan disetiap Kabupaten tidak dapat menambal pemilih yang terdaftar sebagai Data Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) lantaran jumlah DPTb terlalu banyak.

Kepada krjogga.com, Hamdan menururkan pihaknya sudah melakuan penelusuran surat suara baik dari TPS sebelah ataupun TPS kelurahan. "Kami belum tau untuk sisanya karena masih kami sisir. kalau tidak dari TPS sebelah, TPS kelurahan atau yg lainnya kita sisir semuanya agar surat suara yang tersisa bisa digunakan di TPS yang masih membutuhkan," kara Hamdan Kurniawan. Rabu (17/04/19).

Hamdan menambahkan, hal tersebut menjadi upaya KPU DIY untuk dapat mencukupi surat suara. karena pihaknya juga melihat surat suara yang akan digunakan pada pemilu diprediksi akan kurang. 

"Sejak pengiriman memang diprediksi akan kurang walaupun kami sudah melebihi 2 persen surat suara disetiap kabupaten. Sehingga ini tanggung jawab kami, kami carikan baik ke tps-tps disekitaran situ atau beda desa atau bahkan beda Kecamatan," tambahnya.

"Kami masih terus mencari surat suara, kami menugaskan semua komisioner, agar bisa menyelesaikan persoalan ini," lanjut Hamdan.

Hamdan menjelaskan perlu melakukan investigasi lebih lanjut. Karena pemilih dari luar yang menggunakan hak pilihnya sangatlah banyak. " Rata-rata pemilih DPT kita kan antusiasnya tinggi, dan mereka datang semua. Sehingga kalau hanya mengandalkan cadangan 2 persen kalau kemudian sisa suara bagi mereka yang tidak datang, tidak cukup menampung jumlah DPTb yg jumlahnya besar itu," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan pemilih di Yogya khususnya para mahasiswa yang tidak dapat menggunakan hak suaranya karena surat tersebut habis. Habisnya surat suara hampir merata di berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Sleman. (ive)