DIY Editor : Agung Purwandono Rabu, 17 April 2019 / 20:49 WIB

Sejak Awal KPU DIY Sudah Prediksi, Surat Suara Tambahan Tak Akan Cukup

YOGYA, KRJOGJA.com - Surat suara tambahan di setiap kabupaten di DIY sudah diprediksi tidak akan cukup menambal pemilih yang terdaftar sebagai Data Pemilih Tetap Tambahan (DPTb). Kondisi ini yang menyebabkan banyaknya TPS, terutama di Kabupaten Sleman kekurangan surat suara.

Hal tersebut dikemukakan Ketua  Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY Hamdan Kurniawan kepada KRjogja.com, Rabu (17/04/2019). "Dua persen surat suara tambahan di setiap kabupaten di DIY tak akan cukup untuk menambal pemilih yang terdaftar sebagai DPTb," kata Hamdan.

Pihaknya sejak awal sudah memprediksi akan kurangnya surat suara tambahan ini. "Sejak pengiriman memang diprediksi akan kurang walaupun kami sudah melebihi 2 persen surat suara di setiap kabupaten. Sehingga ini tanggung jawab kami, kami carikan (surat suara tambahan) ke TPS-TPS di sekitaran situ atau beda desa atau bahkan beda Kecamatan," tambahnya.

Menurut Hamdan Kurniawan, ia menugaskan ke semua komisioner KPU untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi. Ia menjelaskan, pihaknya perlu melakukan investigasi lebih lanjut. Karena pemilih dari luar yang menggunakan hak pilihnya sangatlah banyak. Ia melihat rata-rata pemilih DPT antusiasnya sangat tinggi, mereka datang semua.

"Sehingga kalau hanya mengandalkan cadangan 2 persen kalau kemudian sisa suara bagi mereka yang tidak datang, tidak cukup menampung jumlah DPTb yg jumlahnya besar itu," ucapnya.

Hamdan Kurniawan menuturkan pihaknya sudah melakuan penelusuran surat suara baik dari TPS sebelah atau yang berdekatan hingga  TPS kelurahan. "Kami belum tahu untuk sisanya karena masih kami sisir.  kalau tidak dari TPS sebelah, TPS kelurahan atau yg lainnya kita sisir semuanya agar surat suara yang tersisa bisa digunakan di TPS yang masih membutuhkan," kara Hamdan Kurniawan.

Di beberapa tempat di Yogyakarta, hingga pukul 20.00 WIB masih ada TPS yang melakukan pemungutan suara. Sementara itu di Kantor KPU Sleman, pemilih A5 masih bertahan untuk mendapatkan kejelasan tentang pemungatan suara bagi mereka tinggal puluhan orang. (Ive)