Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 17 April 2019 / 20:51 WIB

TPS Kekurangan Surat Suara Warnai Pemilu di Boyolali

BOYOLALI, KRJOGJA.com  – Kekurangan surat suara terjadi saat proses pencoblosan, Rabu (17/4), di banyak tempat Pemungutan Suara (TPS) di Boyolali, dengan jumlah mencapai seribuan surat suara.

Salah satu kekurangan surat suara yang paling mencolok yakni di TPS 14 Desa Penggung, Kecamatan Boyolali Kota, dimana saat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menghitung surat suara, ada kekurangan sebanyak 100 lembar surat suara untuk pemilihan DPRD Tingkat II, hampir separuh dari jumlah pemilih di TPS tersebut sebanyak 234 DPT.

Ketua KPPS TPS 14 Desa Penggung, Heny Susilowati mengatakan, begitu diketahui ada kekurangan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan PPS untuk mencari pengganti. Beruntung, kekurangan surat suara langsung bisa diganti sehingga tak mengganggu proses pencoblosan.

“Saat diketahui ada kekurangan, langsung kami laporkan. Kami tak tahu penggantinya diambil dari mana, yang penting kekurangan bisa teratasi,” katanya.

Komisioner Bawaslu Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal, Rubiyanto mengatakan, sampai dengan siang saat waktu pencoblosan, pihaknya sudah mendapat laporan terkait kekurangan surat suara, antara lain di Kecamatan Mojosongo, Boyolali Kota, Banyudono, Karanggede, Cepogo, Musuk dan Selo, dengan jumlah kekurangan sebanyak 1.327 lembar surat suara, dengan kekurangan terbanyak di Boylali Kota, yakni sebanyak 797 lembar.

“Sementara ini jumlahnya segitu. Sampai saat ini laporan total kekurangan ataupun kelebihan surat suara sementara masih kami rekap,” katanya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boyolali, Ali Fachrudin mengakui terjadinya kekurangan surat suara tersebut. Namun permasalahan bisa diatasi, caranya dengan menutup kekurangan surat suara, diambil dari surat suara dari TPS terdekat yang tak terpakai.

“Kekurangan surat suara sudah berhasil ditangani. Pemilih dapat menyalurkan hak pilihnya dengan lancar,” (Gal)