DIY Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 17 April 2019 / 20:26 WIB

BPJS Kesehatan Sleman Bayar Klaim Rp 241 M

SLEMAN, KRJOGJA.com - Sepanjang April 2019, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kantor Cabang Sleman menggelontorkan dana sebesar Rp 241 miliar untuk membayar hutang klaim jaruh tempo BPJS kepada rumah sakit. Dana tersebut didominasi untuk rawat jalan penyakit kronis dan persalinan melalui bedah caesar.


Dana tersebut untuk membayar hutang klaim di 182 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 29 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) dan empat optik. Mekanisme pembayaran dengan first in first out. Untuk itu kepada RS juga dihimbau disiplin dalam mengajukan klaim.

"Jangan sampai ada ungkapan, BPJS Kesehatan terlambat membayar klaim. Padahal dari fasilitas kesehatannya yang tidak tepat waktu dalam mengajukan klaim," kata Kepala Bidang (Kabid) Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan KC Sleman Nugraheni Sjarifah Ediastuti saat konferensi pers.
Sampai saat ini menurutnya, tagihan klaim rumah sakit yang lolos verifikasi dan sudah jatuh tempo akan langsung dibayar oleh BPJS Kesehatan. Dimana urutan pembayarannya disesuaikan dengan catatan BPJS Kesehatan. Rumah sakit yang terlebih dulu mengajukan berkas secara lenglap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dahulu. 

Menurutnya, setiap tanggal 15 merupakan tanggal pembyaran kapitasi atau suatu metode pembayaran dalam pelayanan kesehatan untuk FKTP. Oleh karena itu, ada kemungkinan pembayaran non kapitasi  dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS Kesejatan pada hari berikutnya. Hal ini merupakan mekanisme pembayaran yang rutin dilakukan setiap bulan oleh BPJS Kesehatan. 

Sementara itu, untuk tunggakan pembayaran BPJS Kesehatan saat ini mencapai Rp 24 miliar. Turun dibanding Maret dengan Rp 28 miliar. "Tunggakan didominasi oleh individu. Sedangkan untuk badan usaha relatif lancar," ujarnya. (Awh)