Jateng Editor : Ivan Aditya Rabu, 17 April 2019 / 14:55 WIB

Masyarakat Boyolali Diminta Tak Euforia Berlebihan

BOYOLALI, KRJOGJA.com - Masyarakat diminta untuk tak bereuforia berlebihan, apalagi sampai turun ke jalan, menyusul telah dilakukannya proses pencoblosan Pemilu 2019. Siapa dan apapun hasilnya nanti, masyarakat harus bisa menjaga kerukunan.

Imbauan tersebut dikatakan Wakil Bupati Boyolali, Said Hidayat, usai melakukan pencoblosan di TPS 6 Kelurahan Siswodipuran, Rabu (17/04/2019). Menurutnya, apapun hasil dari pemilu ini, masyarakat harus tetap menjaga kondusifitas Boyolali yang telah terjaga apik. Terbukti, proses pencoblosan di Boyolali secara umum berlangsung aman dan lancar.

“Antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu juga tinggi, sebab kondisi telah terbangun dengan baik demi suksesnya Pemilu di Boyolali,” katanya.

Ia pun mewanti-wanti kepada masyarakat agar menyikapi hasil Pemilu secara dewasa dan tak bereforia terlalu cepat dan berlebihan. Masyarakat harus bisa menjaga ketertiban sampai dengan proses perhitungan dan hasil resmi diumumkan.

“Ungkapkan rasa syukur dengan mengucap alhamduillah. Tak perlu bereforia, apalagi sampai turun ke jalan,” tegasnya.

Sementara Bupati Boyolali, Seno Samodro, usai melakukan pencoblosan di TPS 11 Kelurahan Siswodipuran mengatakan, beda pilihan adalah kewajaran dalam demokrasi. Apapun hasilnya nanti, masyarakat serta peserta pemilu harus menghormati.

“Menjaga kerukunan adalah hal utama,” tandasnya. (Gal)