DIY Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 17 April 2019 / 17:22 WIB

TPS Magersari Tonjolkan Suasana Jawa

YOGYA, KRJOGJA.com – Nuansa jawa terlihat di Tempat Pemungutan Suara Magersari 14 yang tepat berada di halaman makam Kyai Jlomprong, RT 28 RW 05 Dipoyudan, Ngampilan pada saat pencoblosan pemilu, Rabu (17/1/19).

Ketika memasuki tempat pencoblosan, para pemilih disambut 4 buah kartunal yang bertuliskan pitutur yang salah satu isinya, rukun agawe sentosa guyub agawe eyup, crah agawe bubrah ( Jika hidup saling rukun maka akan sejahtera, jika hidup saling berselisih maka akan membuat rusak)

“Kartunal dibuat untuk menghibur para pemilih ketika sedang mengantri nyoblos, juga sekalian mengedukasi dengan pitutur-pituturnya” ungkap Alex(56) selaku ketua pelaksana
Selain itu, para pemilih juga disambut dengan aroma Kuto Moro yang berasal dari Keraton Ngayogyokarto,  para panitia KPPS yang menggunakan baju peranakan yang menyambut dengan ramah, serta disuguhkan apem dan minuman.

Konsep dengan nuansa jawa ini dipilih bukan karena dikonsepkan, tetapi karena waktunya bersamaan dengan kalyan nyadran, yaitu membersihkan makam untuk mendo’akan leluhur yang sudah meninggal agar dibersihkan dosanya.

Tidak hanya panitia saja yang menggunakan pakaian jawa, tetapi juga terdapat pengunjung yang menggunakannya. 

Seperti ibu Anjar Sigit (56) yang ke TPS menggunakan kebaya berwarna hijau. “Memakai baju adat adalah salah satu cara untuk melestarikan kebudayaan, dan agar orang-orang tau, bahwasannya kita masih melestarikan kebudayaan ini,” ungkapnya. (Yusika Intan I)