DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 16 April 2019 / 14:19 WIB

Sleman jadi Kabupaten Keempat Terima Opini WTP

SLEMAN, KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan DIY atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2018. Sleman merupakan kabupaten ke-4 seIndonesia yang telah menerima opini WTP. Bahkan Opini WTP ini merupakan yang ke-8 kalinya diraih Kabupaten Sleman.

Kepala BPK Perwakilan DIY Yusnadewi menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Pemkab Sleman Tahun Anggaran 2018, BPK memberikan opini WTP. Meskipun demikian, masih ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki.

"Namun beberapa catatan itu tidak mempengaruhi material terhadap kewajaran penyajian laporan keuangan. Kami minta Pemkab Sleman segera menindaklanjuti rekomendasi dari kami," ujarnya saat penyerahan LHPdi Kantor BPK Perwakilan DIY.

Dikatakan, opini WTP ini untuk ke-8 kalinya diraih oleh Pemkab Sleman dari BPK Perwakilan DIY. Bahkan untuk tahun ini, baru Kabupaten Sleman yang menerima penyerahan LHP atas laporan keuangan Tahun anggaran 2018.

"Baru Sleman, kabupaten/kota lainnya belum diserahkan. Semoga pengelolaan keuangan di Kabupaten Sleman lebih akuntabel dan transparan," terangnya.

Bupati Sleman Drs Sri Purnomo MSi, mengatakan dengan capain opini WTP menunjukkan bahwa pembangunan di Kabupaten Sleman sudah sesuai tata kelola keuangan, bersih, akuntabel dan transparan. Sedangkan beberapa rekomendasi dari BPK sudah ditindaklanjuti.

"Catatan dari BPK sudah kami perbaiki dan diserahkan ke BPK. Kami berkomitmen untuk mempertahankan WTP sehingga pembangunan di Sleman semakin baik," tutur Sri Purnomo.

Menurut Bupati, Sleman merupakan kabupaten ke-4 se-Indonesia yang telah menerima opini WTP atas laporan keuangan Tahun anggaran 2018. Bahkan dimungkinkan untuk yang pertama kali di wilayah pulau Jawa.

"Kami merupakan kabupaten yang keempat menerima WTP untuk laporan keuangan tahun. Ini merupakan capaian yang luar biasa. Semoga tahun depan kami bisa lebih cepat lagi dalam menyampaikan laporan," tutur Bupati.

Sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Sleman Haris Sugiharta mengapresiasi pencapaian WTP dari BPK. Diharapkan prestasi ini supaya terus dipertahankan oleh Pemkab Sleman karena sudah beberapa tahun ini secara berturut-turut memperoleh WTP.

"Kamu juga meminta kepada eksekutif untuk menjadikan evaluasi apa saja yang belum tercapai. Sehingga pembangunan pada tahun 2019 ini semakin baik lagi," kata Haris. (Sni)