DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 16 April 2019 / 07:58 WIB

Piyungan dan Sentolo Diusulkan jadi Kawasan Ekonomi Khusus

YOGYA, KRJOGJA.com - Kawasan industri Piyungan dan Sentolo tengah diusulkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan membentuk konsorsium. Usulan pembentukan KEK tersebut akan dilakukan Badan Usaha yang difokuskan pada sektor industri kreatif sesuai potensi yang ada di DIY.

Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal DIY Arief Hidayat mengatakan, secara prosedur KEK bisa diajukan pengusul dari Badan Usaha atau Pemerintah. Khusus untuk kawasan Sentolo dan Piyungan yang tengah diarahkan menjadi KEK mengacu pada usulan dari Badan Usaha. Prosesnya Badan Usaha mengajukan usulan kepada Gubernur karena menyangkut lokasi KEK ada di dua kabupaten yaitu Bantul dan Kulonprogo.

"Ada dua perusahaan yang ada di Sentolo dan Piyungan harus membentuk konsorsium, kemudian baru mengajukan kepada Gubernur diteruskan ke kabupaten/kota yang menjadi lokasi KEK tersebut. Bupati/Walikota memberikan tanggapan kembali kepada Gubernur kemudian diserahkan kepada Badan Usaha untuk diproses Dewan Nasional KEK yang ada di Jakarta," papar Arief di Yogyakarta.

Menurutnya, progres KEK di DIY saat ini, Badan Usaha sedang menyusun suatu telaah bisnisnya. Dari hasil diskusi, KEK yang diajukan untuk sektor industri kreatif karena mengacu pada potensi yang dimiliki DIY. Sedangkan yang menjadi business driven-nya atau faktor yang menjadi kelebihan Badan Usaha tersebut yang bisa menarik investor masuk ke KEK yaitu industri kreatif ini memiliki aspek demand yang tinggi.

"Industri kreatif sudah mempunyai potensi pasar yang akan menyerap produk-produknya, itu kelebihannya. Kita berharap semua prosesnya berjalan dengan lancar, terutama Badan Usaha yang kini diminta menyusun konsep kajian, rencana kegiatan maupun rencana bisnisnya untuk KEK tersebut," tuturnya.

Kajian KEK industri kreatif di DIY ini sedang disusun oleh Badan Usaha yang akan mengampu Sentolo dan Piyungan disertai dengan seluruh dokumen administrasi. Pemda DIY berharap Badan Usaha terkait bisa segera merampungkan penyusunan kajian dan dokumen pendukungnya.

"Kehadiran KEK di DIY akan memberikan kemudahan fasilitas, insentif dan sebagainya. Manfaat ini akan ditangkap dulu pelaku usaha baik yang mengelola ataupun investor yang ada disitu dengan mangkas biaya produksi seperti kemudahan mendatangkan mesin, tenaga kerja, penjual dan lainlain," pungkas Arief. (Ira)