DIY Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 15 April 2019 / 17:41 WIB

Genjot Hasil Panen, Petani Perlu Pahami Informasi Cuaca dan Iklim


YOGYA, KRJOGJA.com - Pemahaman informasi cuaca dan iklim penting bagi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan para petani dalam menentukan musim tanam.‎ Mengingat Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki potensi bencana iklim tinggi. Untuk itu, peningkatan pemahaman informasi cuaca dan iklim, cukup penting. Khususnya untuk meningkatkan produksi atau hasil panen para petani.

"Sekolah Lapang Iklim (SLI), termasuk Salah satu program prioritas nasional. Kami berharap lewat kegiatan SLI, informasi iklim dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bisa lebih cepat sampai ke masyarakat. Sehingga bisa langsung diimplementasikan untuk kegiatan pertanian. Bahkan saya berharap, program ini tidak hanya menjadi program BMKG, tapi juga provinsi dan kabupaten,"kata Kepala BMKG Pusat, Prof Dr Dwikorita Karnawati MSc dalam acara sekolah lapang iklim tahap II di Hotel Forriz Yogyakarta, Senin (15/4). Kegiatan SLI tersebut diikuti oleh 30 peserta terdiri dari 20 PPL dan 10 Pengamat Organisme ‎Pengganggu Tanaman (POPT) di Bantul.

‎Dwikorita mengungkapkan, ‎sebenarnya setiap akan terjadi perubahan cuaca ekstrim, jauh-jauh hari BMKG selalu memberikan informasi ke masyarakat. Sayangnya karena kondisi dan pemahaman masyarakat yang cukup beragam. Belum semua masyarakat yang didalamnya termasuk petani memperhatikan imbauan tersebut. 

"Dampak ‎dari adanya  informasi cuaca yang tidak diimbangi dengan kecermatan petani dalam menentukan jenis tanaman. Banyak diantara mereka yang produksinya kurang optimal atau bahkan mengalami gagal panen. Padahal idealnya Indonesia tidak kekurangan produk pertanian, asalkan pengaturan dan rekayasa dilakukan dengan tepat," terang Dwikorita. (Ria)