Gaya Hidup Editor : Danar Widiyanto Minggu, 14 April 2019 / 16:50 WIB

Grup Suka Sebar Hoaks, Ini Ancaman Facebook

Facebook mengumumkan pembaruan yang dirancang untuk mengurangi jangkauan penyebaran konten-konten berbahaya di platform-nya.

Perubahan paling terlihat adalah pada grup, di mana, grup yang berulang kali membagikan hoaks atau misinformasi bakal diberikan hukuman.

Hal ini lantaran halaman grup seringkali dipakai untuk mendistribusikan propaganda dan misinformasi pada Pilpres AS 2016.

Mengutip laman The Verge, hukuman yang dimaksud berupa pembatasan distribusi unggahan grup tersebut ke News Feed. Dengan begitu, hanya sedikit orang yang bakal bisa melihat unggahan tersebut.

Perubahan lain yang dapat meningkatkan News Feed dari peredaran konten negatif adalah mengukur apakah penerbit bermasalah atau tidak, bukan dari tingkat popularitasnya.

Hal yang dilakukan Facebook ini mirip dengan cara Google memberikan peringkat pada pencarian yang muncul di halaman utama.

Jika sebuah situs web sering dikaitkan dengan situs lain, sistem akan mengetahui bahwa sumber tersebut terpercaya.

Hal ini bakal membantu Facebook mengetahui apakah penerbit dihargai secara luas.(*)