DIY Editor : Ivan Aditya Minggu, 14 April 2019 / 06:00 WIB

Terobsesi jadi Caleg, Aneth Koeswoyo Siap Goyang Parlemen

KEMERIAHAN pesta demokrasi di negeri ini turut pula dirasakan oleh seorang Aneth Koeswoyo. Sebagai seorang penyanyi dangdut, hajat lima tahunan tersebut membawa berkah tersendiri baginya. Job manggung kian bertambah seiring dilaksanakannya masa kampaye.

Tak hanya ajakan manggung, tawaran untuk menjadi calon legislatif (caleg) juga menghampirinya. Sekitar tiga partai bahkan sejak beberapa tahun lalu telah melakukan pendekatan kepadanya, namun untuk sementara ini Aneth masih menolaknya.

"Emang ada rencana untuk terjun ke dunia politik. Tapi untuk saat ini jiwa intelektualku mengatakan belum, Aneth masih harus banyak belajar dulu apa itu politik," kata Aneth.

Penyanyi dangdut bernama asli Zuliana Koeswoyo ini mengaku ketertarikannya dengan dunia politik sama halnya dengan awal kecintaannya dengan musik dangdut. Ia merasa tertantang dan ingin keberadaannya dapat menghibur dan berguna bagi orang lain.

Apalagi peranserta perempuan dalam panggung politik saat ini masih kurang, sehingga menurutnya jalan menuju ke sana masih sangat terbuka. Dukungan dari keluarga pun juga telah diperolehnya sehingga untuk mewujudkan obsesi menjadi caleg tinggal menunggu waktu saja.

"Aku mau keluar dari zona nyaman, mencoba hal-hal baru yang menantang. Tentunya juga enggak asal terjun, tapi aku juga harus menguasainya dahulu," ujarnya.

Menurutnya banyak hal yang harus dibenahi di negeri ini. Hal itu disadarinya tidak bisa dilakukan hanya dengan membuat status di sosial media maupun demo teriak-teriak di jalan.

Untuk bisa mengubah itu semua, maka Aneth harus masuk ke dalam sistem yang berlaku dan membenahinya dari dalam melalui jalur parlemen. Dengan jalan itu maka keinginannya untuk bisa menyuarakan aspirasi dapat terlaksana untuk mengubah tatanan yang ada.

Ia juga akan mempersiapkan 'Goyang Parlemen' yakni ide-ide serta gagasan-gagasan brlian yang akan ia usung nantinya. Sebagai seorang penyanyi dangdut, tentunya salah satu yang ingin diperjuangkan Aneth tak jauh-jauh dari dunia hiburan dan kesenian. Aneth ingin panggung hiburan tanah air dapat kembali berjaya seperti dekade 90an dan bisa menyejahterakan para pelaku seni yang bergelut di dalamnya.

Untuk mewujudkan mimpinya itu, penyanyi kelahiran Magelang Jawa Tengah (Jateng) 25 tahun lalu ini mengaku akan mempersiapkan diri dengan matang. Ia akan menempuh jenjang S1 terlebih dahulu khususnya Ilmu Politik sebelum akhirnya ia benar-benar menggeluti dunia barunya itu.

"Yang tentunya aku tidak mau asal-asalan juga, Aneth tetap harus belajar dan memperlajari hal yang berkaitan dengan politik. Jadi mengajak anak-anak milenial buat tidak buta politik," ujar Aneth.

Aneth menargetkan pada pemilu 2024 saat usianya tepat 30 tahun ia sudah akan terjun ke kancah politik. Popularitas yang ia peroleh dalam panggung dangdut dijadikannya modal awal untuk publik dapat mengenal sosok Aneth Koeswoyo.

Puncak pemilu yang tinggal tiga hari lagi ini, Aneth berpesan kepada masyarakat untuk menggunakan hak suaranya guna memilih calon wakil rakyat maupun calon presiden dan calon wakil presiden terbaik. Menjadi golput dengan tak mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) menurutnya bukanlah pilihan dan justru akan
memperburuk kondisi bangsa.

Perihal siapa calon yang akan dipilih, bagi Aneth itu menjadi rahasia. Namun yang pasti ia akan memilih pemimpin yang peduli dan siap memperjuangkan musik dangdut di tanah air.

"Siapa ya, rahasia dong. Pokoknya siapa yang peduli musik dangdut itu yang akan Aneth coblos," katanya genit. (Van)