DIY Editor : Ivan Aditya Minggu, 14 April 2019 / 01:11 WIB

Nama Empat Caleg TMS Tetap Tercetak di Surat Suara

BANTUL, KRJOGJA.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul mengumumkan empat calon anggota legislatif (caleg) Tidak Memenuhi Syarat (TMS) namun namanya sudah telanjur tercetak di surat suara. Alasan empat caleg TMS karena meninggal dunia dan mengundurkan diri lantaran diterima menjadi ASN.

Komisioner KPU Bantul Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Joko Santosa SHI MHI menuturkan empat caleg yang mundur yakni dua caleg meninggal dunia sebelum pemungutan suara 17 April dan dua caleg lainnya menyatakan mundur karena diterima menjadi ASN. Dua caleg yang meninggal dunia yakni caleg nomor urut 4 dari Partai Golkar Dapil 4 atasnama Suranta dan caleg nomor urut 5 Partai NasDem Dapil 5 atas nama Daryanto. Sementara dua caleg yang mengundurkan diri karena diterima ASN yakni caleg nomor urut 1 dari PSI Dapil 1 atas nama Nur Ambar Perdana, dan caleg nomor urut 3 dari PSI Dapil 1 atas nama Wira Haritama.

"Dua caleg yang mengundurkan diri tersebut terlebih dahulu mengundurkan diri dari partai. Sehingga otomatis mundur dari pencalegan. Karena sudah telanjur tercetak di surat suara, kami mengumumkan caleg TMS karena meninggal dunia di dapilnya dengan cara lisan dan ditempel di TPS. Sementara yang mengundurkan diri, selain diumumkan surat suara juga dicoret," urai Joko.

Di bagian lain, Joko menegaskan pada Pemilu 2019 ini KPU tidak mengadakan Quick Count. Meski demikian KPU tetap menghitung menggunakan metode sistem perhitungan (situng) yang mendekati Real Count. Adapun tim yang akan berkonsentrasi dalam metode situng ini telah disiapkan 21 operator yang mulai bekerja pasca penghitungan suara selesai di tingkat TPS. Direncanakan untuk rekapitulasi suara tingkat kecamatan akan dimulai pada 19 April.

Komisioner KPU Divisi Perencanaan dan Data Informasi Arif Widayanto SFilI, menambahkan jumlah DPT hasil perbaikan tahap terakhir sebanyak 707.009 pemilih yang terdiri 346.485 pemilih laki-laki dan 340.524 pemilih perempuan. Pemilih ini tersebar di 3.040 TPS di 75 desa. Sementara DPT tambahan yang masuk dari luar Bantul tersebar di 74 desa dan 1.519 TPS dengan total 10.024 pemilih yang terdiri dari 4.549 pemilih laki-laki dan 5.465 pemilih perempuan.

Sedangkan pemilih yang keluar tersebar di 75 desa dan 1.492 TPS sebanyak 2.864 pemilih. "Sehingga pemilih total sebanyak 714.169 pemilih. Bantul mendapatkan tambahan pemilih 1 persen," jelasnya. (Aje)