DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 13 April 2019 / 05:08 WIB

Sebelum Manggung Aneth Koeswoyo Tak Lupa 'Ritual' Mandi

NAMA Aneth Koeswoyo sudah tak asing lagi dalam dunia hiburan. Sepuluh tahun menggoyang panggung dangdut, penampilan dan kualitas vocal Aneth sudah tak diragukan lagi. Penyanyi cantik yang dikenal piawai membawakan berbagai genre musik ini tak lama lagi akan merilis video berisi lagu-lagu yang akan ia cover. Lagu-lagu yang pernah beken oleh penyanyi aslinya akan dinyanyikan ulang dengan gaya vocal Aneth

Terlahir bernama asli Yuliana Koeswoyo, Aneth telah lama malang melintang di belantika musik dangdut. Memulainya dari nol, seperti penyanyi lokal pada umumnya Aneth juga merintis karirnya dari panggung ke panggung.

Biduan asli Magelang Jawa Tengah (Jateng) ini mangaku cinta mati dangdut karena perpaduan musiknya yang unik. Terlebih lagi musik dangdut menurut Aneth itu universal, mulai dari gardu ronda hingga istana negara semua kalangan bisa menikmatinya.

"Musik dangdut itu bisa dinikmati siapa saja, bahkan dari musik ini dapat menyatukan masyarakat. Iramanya juga asik, pokoknya enak aja mengikuti alunanannya," kata Aneth.

Aneth sebenarnya memulai debutnya bukan dari dangdut, melainkan dari musik pop. Seiring waktu dan banyaknya permintaan manggung pada akhir dekade 2000an akhirnya mengantarkan penyanyi yang mengidolakan Agnes Monica ini kepada musik dangdut yang kemudian melambungkan namamya.

"Itu memberi pengalaman sendiri buat aku, karena dengan itu aku bisa all genre. Jadi kalau di atas panggung aku sering membawakan dangdut dengan genre berbeda, misalnya dipadukan dengan pop bahkan regge," ujar Aneth.

Tentang pemilihan nama panggung 'Aneth', penggemar sea food ini punya kisah lucu dibalik itu. Pengalaman tersebut terjadi saat ia duduk bangku sekolah menengah di salah satu SMA di Magelang sana ketika Aneth memulai kiprahnya bernyanyi dangdut.

Semasa remaja penyanyi yang akrab disapa Ana ini mengaku memiliki bentuk pipi yang 'gembil'. Oleh karena itu tak jarang kemudian teman-teman memanggilnya dengan sebutan 'Tembem'.

Hingga pada suatu hari ketika pertunjukan perdananya naik di atas panggung dangdut, seorang MC memintanya untuk memperkenalkan diri. Ketika itu ia bingung harus memilih nama panggung dengan sebutan apa, akhirnya tanpa pikir panjang biduan ini menyebut dirinya 'Aneth' yang bermakna 'Ana Tembem'. Sejak itulah ia tenar dan dijuluki dengan nama Aneth.

Nama Aneth justru membawa hoki baginya, tawaran manggung mengalir deras menghampiri penyuka warna merah dan pink ini hingga suatu saat bakat olah vocal itu ditangkap oleh beberapa manajemen dangdut.

Tak hanya lokal Magelang serta Yogya saja, kiprah seorang Anet Koeswoyo bahkan telah menyeberang pulau dan membawanya hingga ke perbatasan negeri tetangga Malaysia tepatnya di Malinau Kalimantan Utara. Saat itu ia harus mengisi suatu acara untuk menghibur para pekerja suatu perusahaan tambang yang terletak di tengah hutan.

"Jarak dari pusat kota saja sekitar 10 jam perjalanan, medannya berat hingga harus menggunakan mobil besar. Perjalanannya ya darat juga sungai maupun rawa," kenang Aneth.

Saat di lokasi, yang dipikirkan pertama kali oleh Aneth bukan penampilan di atas panggung nantinya, namun ia berpikir bagaimana ia harus mandi di tempat seperti itu. Padahal seorang Aneth paling tidak bisa jika hendak konser di atas panggung tanpa mandi terlebih dahulu.

Ada memang kamar mandi umum yang sering digunakan oleh para pekerja tambang di sana tapi kondisinya tak begitu bersih, mana bau pesing lagi. Dinding terbuat tatanan kayu yang beberapa bagian diantaranya memiliki celah sehingga seseorang bisa leluasa mengintip jika mau.

"Enggak peduli, pokoknya Aneth harus mandi saat itu. Sempat kepikiran jijik sih, tapi mau bagaimana lagi. Cuek aja yang penting bisa ada air untuk mandi," ujarnya.

Soal pengalaman 'ritual' mandi sebelum manggung, biduan cantik yang dinaungi keberuntungan bintang Cancer ini mengaku memiliki beberapa pengalaman unik. Ia menceritakan pernah mandi di toilet kantor berukuran 1 meter x 1 meter, bahkan di WC umum sebuah SPBU juga sempat ia hampiri untuk sekedar mandi sebelum pentas.

Kebiasaan mandi sebelum manggung tersebut bukan lantaran Aneth memiliki laku khusus yang sedang ia jalani, namun tak lain agar tubuh lebih segar. Ia sangat merasa tidak pede jika harus tampil di atas panggung tanpa mandi terlebih dahulu, takut jika nanti ada yang kurang OK di hadapan penonton.

Awal Mei mendatang Aneth berencana membuat video yang berisi cover lagu dari berbagai musik. Lagu-lagu yang telah sering didengar dinyanyikan oleh penyanyi aslinya akan dibawakan ulang olehnya dengan gaya berbeda.

Bukan karena ingin mengikuti jejak penyanyi-penyanyi daerah yang bisa tembus ibukota setelah mengcover lagu, namun langkah itu dilakukannya agar publik mengetahui jika seoramg Aneth ternyata bisa bernyanyi dengan genre apapun. Bahkan ia juga menggagas untuk membuat album religi yang akan dilemparnya saat bulan Ramadhan mendatang.

"Yang suaranya fals aja bisa buat cover lagu dan ditonton banyak orang, kenapa Aneth tidak bisa? Untuk konsep sementara nantinya akan diiringi musik akustik, biar orang tau tahu kalau Anet bisa nyanyi apa aja," terangnya. (Van)