Gaya Hidup Editor : Danar Widiyanto Sabtu, 13 April 2019 / 07:50 WIB

Kembangkan Sepeda Motor Hidrogen, Honda Masih Ragu?

PADA 2017 lalu, Honda bekerja sama dengan Nissan dan Toyota untuk mengembangkan teknologi sel bahan bakar. Kemudian, menjelang tutup tahun, paten untuk sepeda motor hidrogen tersebut muncul ke publik, dan menandai kerja sama tiga jenama ini cukup membuahkan hasil.

Namun, untuk tahun berikutnya, tidak terdengar lagi rencana pengembangan sepeda motor hidrogen tersebut hingga saat ini.

Pada akhirnya, muncul paten sketsa baru yang muncul pada 9 April 2019 lalu. Dalam gambar tersebut, merinci sistem asupan udara untuk sepeda motor bertenaga sel bahan bakar tersebut, dan membuktikan Honda sudah membuat banyak kemajuan untuk pengembangan sepeda motor hidrogen.

Saluran udara ini berada di di depan mesin dan samping, dan tertanam fairing. Saluran ini akan dirancang serta keluar ke belakang kembali dengan bantuan kipas.

Gambar paten ini juga menunjukkan motor akan mengadopsi siluet standar, dengan lampu depan ganda menumpuk, tanpa kaca depan, dan menggunakan rangka cradle.

Tangki hidrogen akan ditempatkan di bawah sadel, dan tenaga akan disalurkan ke roda belakang menggunakan semacam hub dibanding rantai atau belt.

Sementara itu, keberadaan kendaraan berbahan hidrogen memang masih menjadi banyak pertimbangan. Sel bahan bakar, sejatinya sama dengan bahan bakar biasa, dan pemilik bisa berhenti dan mengisi dalam sekejap, kemudian jalan lagi. Hal tersebut, tidak sesuai dengan kendaraan yang dibutuhkan sebagai jembatan untuk menuju sepeda motor listrik.

Tetapi dengan jaringan stasiun pengisian hidrogen yang sangat terbelakang, bahaya yang terkait dengan transportasi hidrogen murni, dan konsorsium Big Four baru untuk pengembangan teknologi baterai, hidrogen mungkin kehilangan momentum. Sampai solusi yang layak untuk tantangan kendaraan listrik sudah diketahui, hidrogen memiliki kesempatan untuk mengambil bagiannya dari pasar nol emisi.(*)