Gaya Hidup Editor : Danar Widiyanto Sabtu, 13 April 2019 / 07:10 WIB

Mendengar Musik Bisa Ganggu Kreativitas, Serius Nih?

MUSIK sering dikaitkan kreativitas. Namun, sebuah penelitian yang diterbitkan jurnal Applied Cognitive Psychology, telah menemukan bahwa mendengarkan musik latar (background music) bisa mengganggu jenis pemikiran kreatif tertentu.

Sebuah tim peneliti internasional dari Lancaster University, University of Central Lancashire — keduanya di UK — dan University of Gävle, Swedia, ingin menguji klaim beberapa ilmuwan bahwa background music bisa meningkatkan kreativitas.

Tim peneliti melakukan serangkaian percobaan yang melibatkan masalah wawasan verbal yang dikenal sebagai CRAT (compound remote associate task/tugas gabungan jarak jauh), yang biasanya digunakan dalam penelitian psikologis untuk mempelajari pemecahan masalah kreatif berbasis wawasan.

“CRAT melibatkan partisipan yang diperlihatkan tiga kata (misalnya pakaian, dial, dan bunga), dengan persyaratan untuk menemukan satu kata yang terkait (dalam hal ini matahari) yang bisa digabungkan dengan setiap kata yang disajikan (baik menjadi ditempatkan sebelum atau sesudahnya untuk membuat kata atau frasa umum (yaitu, gaun malam, jam matahari, dan bunga matahari dalam contoh ini,” kata para peneliti.

Para peneliti meminta peserta menyelesaikan masalah ini di lingkungan berbeda, baik yang tenang atau memiliki salah satu dari tiga jenis musik latar, yakni musik latar dengan lirik asing, musik instrumental tanpa lirik atau musik dengan lirik yang akrab.

Hasil tes ini menunjukkan, ketika peserta mendengarkan musik sambil menyelesaikan tugas-tugas verbal, kinerja mereka “secara signifikan terganggu,” dibandingkan dengan mereka yang menyelesaikan tugas dengan kondisi latar belakang yang tenang.

“Kami menemukan bukti kuat tentang gangguan kinerja ketika memainkan musik latar dibandingkan dengan kondisi latar belakang yang tenang,” kata Neil McLatchie, seorang penulis studi dari Universitas Lancaster di Inggris, seperti dilansir laman MSN.

Sementara tim peneliti tidak menguji mengapa hal ini bisa terjadi, mereka menyarankan efek ini bisa muncul karena musik mengganggu ingatan kerja verbal kita, sehingga mempersulit menyelesaikan tugas yang diberikan.

Lebih jauh, Eksperimen 3 (di mana peserta terpapar musik dengan lirik yang akrab) menunjukkan bahwa musik latar mengganggu kinerja CRAT terlepas dari apakah musik itu membangkitkan suasana hati yang positif atau apakah peserta biasanya belajar di hadapan musik.

“Kesimpulannya, temuan di sini menantang pandangan populer bahwa musik meningkatkan kreativitas, dan sebaliknya menunjukkan musik itu, terlepas dari keberadaan konten semantik (tanpa lirik, lirik yang akrab atau lirik yang asing,) secara konsisten mengganggu kinerja kreatif dalam pemecahan masalah wawasan,” jelas para peneliti. (*)