DIY Editor : Ivan Aditya Jumat, 12 April 2019 / 11:19 WIB

OJK DIY Terima 54 Pengaduan

YOGYA, KRJOGJA.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY tidak berhenti terus melakukan sosialisasi dan edukasi perlindungan konsumen kepada masyarakat. Sebab pengaduan akan selalu ada dan bertambah, sehingga OJK terus memberikan layanan dan memfasilitasi konsumen. Namun OJK tidak memiliki kewenangan memutuskan karena penyelesaian masalah diserahkan kepada konsumen dengan Industri Jasa Keuangan (IJK)-nya.

"Yang mungkin masyarakat perlu tahu, pengaduan ke OJK itu fungsinya bukan sebagai pemutus, tetapi OJK berfungsi sebagai fasilitasi. OJK akan memproses pengaduan nasabah IJK yang bermasalah dengan perbankan atau asuransinya, kami hanya memfasilitasi saja. Kami menerima pengaduan konsumen setiap harinya baik yang datang langsung ke kantor, berkirim surat maupun telepon," ujar Kepala OJK DIY Untung Nugraha.

Untung mengatakan, OJK akan mempertemukan nasabah tersebut dengan bank-nya kemudian penyelesaian tergantung kesepakatan dari keduabelah pihak atau jika tidak ada kesepakatan bisa diselesaikan di pengadilan. OJK tidak mempunyai kewenangan untuk memutuskan permasalahan tersebut.

Rata-rata pengaduan konsumen yang diterima OJK DIY terkait keterlambatan pembayaran angsuran sehingga bank melakukan eksekusi kemudian nasabahnya tidak terima. Jika problematika tersebut yang dialami nasabah, OJK tidak bisa membantu karena bank menjalankan haknya dan konsumen tidak membayar sehingga harus menerima konsekuensinya. Mayoritas surat pengaduan yang masuk ke OJK DIY adalah persoalan nasabah dengan perbankan yang telat bayar dan dieksekusi.

"OJK DIY telah menerima 54 surat pengaduan dari masyarakat, 161 walk in customer dan 872 permintaan informasi debitur terhitung sampai dengan Maret 2019. Dari data tersebut dapat dilihat kebutuhan masyarakat terhadap informasi layanan jasa keuangan dan permasalahannya semakin tinggi, sehingga OJK sebagai regulator IJK terus berupaya agar informasi-informasi tersebut dapat disampaikan kepada masyarakat dengan baik," tegas Untung. (Ira)