Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 12 April 2019 / 10:50 WIB

Musrenbang RKPD 2020, Ajukan Dana 17 Triliun

KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Pengajuan dana pemerintah untuk pembiayaan pembangunan hingga belanja rutin tahun anggaran 2020 mencapai Rp 17 triliun. 

Semuanya terangkum di pemaparan draft musyawarah perencanaan pembangunan rencana kerja pemerintah daerah (Musrenbang RKPD) Karanganyar tahun 2020 di aula Kelurahan Koripan, Kecamatan Matesih, Kamis (11/4).

"Hasil inventarisasi musrenbangdes/kel yang dihimpun di musrenbangcam. Kemudian digabung renja (rencana kerja) OPD (organisasi perangkat daerah). Pada Senin (8/4) kemarin didiskusikan di forum gabungan perangkat daerah. Hasilnya, draft pengajuan final RKPD tahun 2020 dengan nilai Rp 17 triliun," kata Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Karanganyar, Muh Indrayanto kepada wartawan usai membuka forum Musrenbang RKPD.

Dia telah menyiapkan tim penyeleksi usulan-usulan yang dihimpun bottom updan gabungan itu. Hasil penyaringannya akan dibahas lagi di tingkat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Berbagai faktor prioritas dijadikan pertimbangan, agar usulannya sesuai ketersediaan dana bersumber pendapatan daerah pada tahun 220 yang diprediksi Rp 2,3 triliun.

“Yang jelas angkanya, baru pada perkiraan pendapatan dulu. Yakni Rp 2,3 triliun. Ada belanja langsung dan belanja rutin. Pendapatan itu sudah terpotong belanja rutin untuk pegawai Rp 800 miliar,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memastikan banyak pengajuan bakal ditangguhkan pembiayaannya, mengingat cupetnya ketersediaan anggaran. “Akan dicermati selektif sekali. Hanya yang super prioritas yang didanai. Yakni yang berdampak signifikan ke masyarakat luas,” katanya. (Lim)