Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 11 April 2019 / 01:11 WIB

Start Up Summit 2019 Pamerkan 60 Karya

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristik Dikti) menggelar Start Up Summit (ISS) dengan memamerkan 60 karya yang dibuat oleh generasi milenial melalui startup. ISS diselenggarakan untuk mengumpulkan para inovator, pelaku industri dan investor untuk mengembangkan start up Indonesia.

Mentristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, pada 2004-2014 Iran berhasil mengembangkan startup berjumlah 1.000 startup. Namun, kini Indonesia mampu melebihi Iran dengan mencetak 1.307 startup selama empat tahun. "Dari tahun ke tahun alhamdulillah di 2019 Indonesia bisa menghasilkan 1.307 startup melebihi Iran," ujarnya saat membuka acara ISS di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Hal ini bisa dicapai Indonesia dengan belajar dari negara lainnya seperti Korea Selatan, Jepang, dan Uni Eropa. Oleh karenanya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung meminta Menteri Keuangan mengalokasikan anggaran khusus untuk pengembangan startup.

"Sekarang di Indonesia saya belajar dari Korsel, Jepang, dan Eropa. Setelah dipelajari saya liat potensi Indonesia yang sangat besar," kata dia.

Saat ini beberapa startup Indonesia bahkan sudah memiliki omzet Rp1-7 miliar dalam empat tahun. Startup Indonesia berasal dari bidang pangan dan pertanian, teknologi informasi, hingga transportasi.

"Dari transportasi kita sudah menghasilkan transportasi darat motor listrik yang disebut Gesit. Ini luar biasa. Ini prinsipal pertama kali di dalam negara. Maka kalau kita sebut motor listrik ingat Gesit," ucapnya.

Sementara dari transportasi laut, startup Indonesia membuat kapal plat datar yang saat ini sedang berlayar dari Jakarta menuju Bintuni Papua. "Ini luar biasa. Bahkan mengarungi laut yamg ombaknya 14 meter. Nahkoda yang 15 tahun melaut mencoba kapal ini katanya baru kapal ini yang nyaman dikendarai," tuturnya.(ati)