Jateng Editor : Agus Sigit Rabu, 10 April 2019 / 15:25 WIB

Antisipasi Money Politics, Polres Sragen Gerakkan Tim Saber Pungli

SRAGEN, KRJOGJA.com - Spanduk ajakan menolak politik uang mulai marak di wilayah Sragen. Spanduk itu bertebaran di ruang publik dan terpasang di beberapa kecamatan seperti Sragen, Sidoharjo, dan Masaran.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan juga mengatakan politik uang bakal jadi salah satu atensi yang akan diantisipasi. "Kami sudah kerjasama dengan lingkungan sekitar. Dengan rekan-rekan Bawaslu di masing-masing kecamatan. Termasuk dengan petugas di lapangan untuk mengawasi potensi politik uang," ujarnya.

Spanduk Tomponen Amplope Marak, 'People Power' Ala Sragen

Guna memaksimalkan kinerja pengawasan, Polres bakal menggerakkan tim khusus Saber Pungli yang sudah ada saat ini. Tim itu dipimpin Kasat Reskrim Polres Sragen. Kerjasama dengan lembaga-lembaga sosial juga digalang untuk pengawasan di lapangan. "Kalau masyarakat ada informasi silakan laporkan. Kami akan tindaklanjuti," terangnya.

Sementara sebagai bentuk preventif, sosialisasi juga dilakukan dengan mengingatkan soal bahaya politik uang. Termasuk ancaman hukumannya pidana sampai 2 tahun penjara. "Yurispruridensinya sudah banyak. Kemarin di Temanggung ada temuan dan sudah diproses. Tidak perlu harus dikait-kaitkan dengan calon. Siapapun yang terbukti memberi uang sudah bisa ditindak. Ini beda dengan kasus suap," tegas Kapolres. (Sam)