DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 09 April 2019 / 19:51 WIB

Bawaslu Bantul Antisipasi Serangan Fajar

BANTUL, KRJOGJA.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantul tengah berkonsentrasi untuk mengantisipasi serangan fajar alias money politics menjelang Pemilu 17 April mendatang. Konsentrasi terutama terpusat pada masa tenang H-3 jelang coblosan.

Anggota Bawaslu Kabupaten Bantul Supardi menuturkan tidak ada instruksi khusus dari Bawaslu RI terkait antisipasi pengamanan serangan fajar. Meski demikian pihaknya tetap intensif mengerahkan segenap tenaga hingga tingkat bawah untuk mengantisipasinya.

"Sejak saat ini, tim kami hingga tingkat bawah telah intensif melakukan pengawasan di seluruh wilayah. Namun demikian, kami bakal meningkatan pengawasan pemilu pada masa tenang atau H-3 jelang pencoblosan," jelasnya.

Secara teknis imbuh Suparsi, pihaknya akan intens melakukan patroli dan meningkatkan pengawasan dengan mengerahkan seluruh jajaran pengawas di tingkat kecamatan, desa bahkan TPS. "Jika kemudian dalam proses ini ditemukan adanya politik uang, Bawaslu dengan tegas menyatakan bakal memproses pelaku jika secara hukum telah terbukti melakukan politik uang," tegas Supardi.

Ia kemudian mengimbau dan meminta bantuan berupa peran serta masyarakat dalam proses pengawasan antisipasi serangan fajar ini. "Kalau memang ada hal yang mencurigakan segera melapor ke kami dan identitas akan kami jaga. Kami sangat membutuhkan peran serta dan dukungan warga secara maksimal. Kalau memang harus ditangkap secara basah dan tangkap tangan, kita akan proses kalau ada saksi dan bukti. Tanpa partisipasi masyarakat kami juga kesulitan. Pada Pemilu 2009 lalu justru praktik serangan fajar yang melaporkan dari masyarakat," paparnya. (Aje)