DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 09 April 2019 / 18:25 WIB

Wisatawan Tewas Terseret Ombak Tempuran Pantai Baron

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Gelombang laut selatan tepatnya di kali tempuran Pantai Baron, Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul, kembali memakan korban. Senin (08/04/2019) kemarin, tiga wisatawan asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur yang sedang bermain di aliran sungai terseret ombak hingga tenggelam.

Dari ketiga korban tersebut, hanya ada 2 wisatawan yang berhasil diselamatkan oleh petugas SAR Linmas Korwil II Pantai Baron yakni Dadang Permana Putra (24) dan Aditya Alului (24). “Sedangkan satu korban bernama Slamet Mulyadi (27) warga Segulung Dagangan, Madiun, Jawa Timur ditemukan tewas,” kata Sekretaris SAR Linmas Korwil II Pantai Baron, Surisdiyanto.

Informasi di lokasi kejadian menyatakan bahwa peristiwa naas tersebut berawal saat tiga orang wisatawan tengah bermain air di aliran tempuran sungai Pantai Baron, Tanjungsari. Saat itu, ketiganya sudah mengenakan baju pelampung namun lantaran terlalu asyik saat bermain air, ketiga korban tidak memperhatikan aliran air deras dan deburan ombak laut selatan.

Akibat terjadi gelombang tinggi ketiga wisatawan terseret ombak ke tengah laut dan tenggelam. Melihat kejadian tersebut, anggota SAR kemudian berusaha menyelamatkan ketiga wisatawan tersebut. “Sayangnya, hanya Dadang Permana Putra dan Aditya Alului yang berhasil diselamatkan sedangkan Slamet Mulyadi terbawa arus dan ditemukan tidak bernyawa,” imbuhnya.

Camat Tanjungsari Rakhmadian Wijayanto menambahkan, lokasi kejadian tempat ketiga wisatawan itu terseret ombak memang sejak lama dinyatakan rawan kecelakaan laut. Pasalnya, di lokasi tersebut merupakan kali tempuran antara aliran deras banjir dari sungai bawah tanah dan lautan.

Karena itu manakala terjadi banjir dari kawasan daratan, sekitar lokasi ini rawan kecelakaan laut karena merupakan pertemuan antara aliran deras dari sungai dan laut. “Sebenarnya sudah dilakukan sosialisasi dan imbauan terhadap wisatawan untuk tidak mandi dan bermain air sekitar lokasi, tetapi sering tidak diindahkan,” jelasnya.

Kedua wisatawan yang berhasil diselamatkan langsung dilarikan ke RSUD Wonosari karena mengalami syok dan trauma memerlukan pemulihan psikis. Sedangkan jenazah korban lakalaut ini setelah diperiksa tim dokter RSUD Wonosari diserahkan pihak keluarganya. (Bmp)