DIY Editor : Ivan Aditya Senin, 08 April 2019 / 15:14 WIB

UMKM Belum Manfaatkan E-Commerce

YOGYA, KRJOGJA.com - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) DIY terus berupaya mendorong penguatan ekonomi rakyat melalui penciptaan wirausaha baru dan pembinaan dan pemberdayaan UMKM menjadi satu kebijakan strategis.

Dalam hal ini ada tiga peran yang telah dilakukan yaitu mendorong berkembangnya usaha produktif dalam rangka mendayagunakan potensi Koperasi dan UMKM, mengembangkan program yang mendukung usaha produktif tersebut dan menyiapkan seperangkat regulasi yang memberikan iklim kondusif.

Kepala Dinas KUKM DIY Srie Nurkyatsiwi menuturkan, salah satu fokus pembangunan pemerintah baik pusat dan daerah khususnya DIY adalah persoalan kemiskinan dan ketimpangan pendapatan, dua hal ini saling berkaitan. Berdasarkan permasalahan tersebut, pihaknya fokus mendorong penguatan ekonomi rakyat, di antaranya dengan mendorong berkembangnya usaha produktif dalam rangka mendayagunakan potensi Koperasi dan UMKM.

Misalnya dalam bentuk fasilitasi kredit, peningkatan skill dan manajemen usaha. Mengembangkan program yang mendukung usaha produktif tersebut, misalnya melalui pembangunan prasarana produksi, transportasi dan pemasaran.

Kemudian menyiapkan seperangkat regulasi yang memberikan iklim kondusif bagi berkembangnya usaha produktif dan terciptanya jaringan yang saling menguntungkan antarsektor dan berbagai pihak,” ungkap Siwi.

Dijelaskan, dorongan untuk pengembangan UMKM ke arah ‘go digital’ merupakan hal yang tidak bisa dinafikan dalam era digital sekarang ini. Dorongan diarahkan agar pelaku UMKM memanfaatkan e-commerce atau perdagangan elektronik sebagai sarana pemasaran produknya.

Dengan e-commerce, sama saja dengan membuka cabang dibanyak tempat sekaligus, sehingga lebih efisien dan praktis. “Saat ini e-commerce sudah menjadi kebutuhan pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya, tinggal bagaimana kita meningkatkan kapasitas SDM para pelaku UMKM khususnya di e-commerce,” kata Siwi. (Ira)