DIY Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 07 April 2019 / 13:21 WIB

Sosialisasi Germas Milenial di Toegoe Jogja Festival

YOGYA, KRJOGJA.com - Pelaksanaan Toegoe Jogja Festival kembli digelar Minggu (07/04/2019) dengan mengambil tema 'Germas Milenial' dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia dan mengajak masyarakat hidup sehat dengan cara menyenangkan.

Tujuan utama Germas Milenial untuk melakukan promosi kesehatan kepada masyakarat khususnya milenial yang dinilai sangat kenceng dalam menggunakan sosial media. Selain itu, tetap menjaga kesehatan dengan cara senam pagi, cek kesehatan gratis dan donor darah.

"Kenapa Milenial, karena tujuan utamanya Germas Milenial adalah untuk mempromosikan kesehatan bagi para pengguna media. Melihat milenial yang menggunakan medianya kenceng jadi kita arahkan agar dia bisa menjaga proposi kesehatanya," kata Ketua Pelaksana Germas Milenial dr I Wayan Cahyadi Surya DP saat diskusi di sela pelaksanaan TJF 2019.


Dia menjelaskan gerakan masyarkat sehat melalui senam merupakan kegiatan positif yang menyenangkan. Hal itu untuk mengajak masyarakat lakukan gerakan fisik dan menghindari penyakit.

Dia menambahkan status kesehatan masyarkat saat ini dinilai sudah lebih baik dari pada sebelumnya. Hal itu dikarenakan seluruh kesehatan masyarakat sangat diperhatikan pemerintah dengan adanya program Badan Penyelenggara Jaminas Sosial (BPJS) Kesehatan. 


Kendati demikian, dr I Wayan tetap menghimbau terkait penyakit yang belakangan ini masih menjadi trand di kalangan masyarakat Khususnya Yogya.
Diantaranya ada 3 serbuan penyakit yang bisa membuat berden anggaran BPJS meningkat. 

"Adalah penyakit infeksi seperti demam berdarah masih banyak di indonesia. Non infeksi seperti penyakit tidak menular ada diabetes, strok , jantung dan sebagainya itu tidak menular tapi banyak terjadi . Karena faktor gaya hidup yang semakin mewah namun sedikit geraknya," katanya 

Sementara itu, dr RM Wiskara Djati P atau akrab disapa Dimas mengajak masyarakat khususnya generasi sekarang, dari pada sakit dan menggunakan bpjs, lebih baik menggunakan kegiatan promotif ini untuk menjaga kesehatannya.

"Memang stastus kesehatan masyarakat saat ini lebih baik dari pada sebelum belumnya karena dari data yang di tampilkan stanting itu indonesia dan khususnya di Yogya sudah berhasil menurunkan berbagai penyakit," jelasnya.

Karena itu, Dia mengajak kepada masyarakat milenial untuk melakukan cek kesehatan secara berkala agar mengetahui kondisi tubuh masing-masing. 

"Sekarang pemerintah sudah memberikan anggaran dua kali lipat dana untuk kesehatan masyarakat, dan ini sudah mencukupi. Tapi ada baiknya jangan sakit karena ada BPJS mending sehat lakukan gerakan fisik paling tidak 30 menit sehari," tambahnya.  (Ive)