Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 07 April 2019 / 12:37 WIB

Petani Mampu Penuhi Target Panen Padi

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Panen padi sudah dimulai secara bertahap oleh petani disejumlah wilayah pada April ini. Panen raya diperkirakan akan datang pada Mei - Juni dan menjadi jaminan ketersediaan beras selama puasa Ramadan dan Lebaran. Pada panen kali ini petani juga mampu memenuhi target sebesar 7 ton perhektar.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Netty Harjianti, Minggu (7/4) mengatakan, petani yang sudah melakukan panen padi yakni di wilayah Kecamatan Tawangsari, Mojolaban dan Baki. Hasil panen dalam kondisi baik dan tidak ditemukan terjadinya kerusakan hingga menyebabkan kerugian besar petani.

Selama musim tanan sebelumnya Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo menemukan masalah khususnya serangan hama tikus. Sedangkan untuk banjir memang sempat terjadi karena faktor cuaca sering turun hujan deras. Meski demikian masalah tersebut tidak sampai menyebabkan petani mengalami gagal panen.

Pada saat panen petugas turun langsung memantau ke sawah dan bertemu dengan petani. Hal itu dimaksudkan sebagai bagian dari pendampingan sekaligus pendataan terhadap sektor pertanian. Selain itu juga dimaksudkan berkaitan dengan upaya lanjutan petani pasca panen.

Tim yang terlibat dalam pemantauan tersebut seperti Dinas Pertanian dan Perikanan, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Bulog dan Dinas Pangan. Masing masing pihak tersebut memiliki tugas sendiri berkaitan dengan pangan.

"Panen padi di Sukoharjo sudah dimulai sejak April dan puncaknya diperkirakan Mei - Juni bahkan kemungkinan hingga Juli bersamaan dengan puasa Ramadan dan Lebaran. Stok pangan khususnya beras di Sukoharjo aman baik dari jumlahnya maupun harga terjangkau," ujarnya.

Hasil panen padi petani berhasil mendapatkan sebesar 7 ton per hektar sesuai dengan target yang diberikan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo. Keberhasilan tidak lepas dari ketercukupan kebutuhan untuk petani selama tanam seperti pupuk, air dan alat pertanian modern. (Mam)