Olahraga Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 07 April 2019 / 11:53 WIB

DI GOR AMONG RAGA YOGYA

1.200 Peserta ikut Jr NBA Coaches Academy


YOGYA, KRJOGJA.com - Sebanyak 1.200 peserta yang meliputi guru olahraga perwakilan Disdikpora DIY (tingkat TK, SD,SMA,SMK) dan dari Kemenag DIY (tingkat RA, MI,MTs dan MA)  ikut serta dalam ajang Jr NBA Coaches Academy Yogyakarta 2019.  

Kegiatan sosialisasi basket bagi guru dari tingkat TK hingga SLTA se DIY yang dihadiri GKR Hemas, president NBA Asia, perwakilan Kemenag  tersebut digelar di GOR Among Raga, Yogya, Sabtu (6/4).

“Kegiatan Jr NBA Coaches Academy ini, sudah yang kedua kalinya digelar di Yogyakarta. Jumlah pesertanya meningkat dari yang pertama tahun 2018  yaitu sebanyak 800 peserta. Tahun 2019 ini meningkat menjadi 1.200 peserta,” ujar Hafidh, selaku panitia penyelenggara bagian registrasi dan data.

Lebih lanjut dikatakan, tujuan diadakannya kegiatan ini untuk mengenalkan basket lebih luas lagi, yang mana diharapkan para guru dapat mengajarkan dan menerapkan di sekolah kepada anak didik mereka apa yang didapat dalam pelatihan basket di GOR Among Raga.  “Kegiatan Jr NBA Coaches Academy  Yogyakarta ini merupakan bentuk kepedulian program Corporate Social Responsibility (CSR) yang juga dilakukan di provinsi lain yaitu Sumatera Selatan (Sumsel), DKI Jakarta, Jatim dan Jateng,” papar Hafidh.

Kegiatan pelatihan basket  bagi guru tersebut  menghadirkan <I>Head Coachers Jr NBA Asia<P>  Carlos Baroca asal Portugal, didampingi  pelatih lainnya Natalia (Portugal), Jeane (Jakarta), Igiet (Bandung) plus sekitar 15 pelatih basket lokal DIY yang terpilih, di antaranya asisten pelatih Bima Perkasa Jogja (BPJ) Risdianto.

Menurut  Hafidh tujuan digelarnya  pelatihan basket yang berlangsung sehari penuh itu, di antaranya Carlos Baroca  dan kawan-kawan memberikan keterampilan dasar bermain basket , bagaimana membawa pelatihan ini menyenangkan bagi anak-anak. Selain itu mengajarkan gaya hidup yang seimbang dengan berlatih basket. “Para peserta  yang mengikuti kegiatan pelatihan basket ini, masing-masing mendapat satu bola basket, buku kurikulum, kaos dan sertifikat secara gratis,” tegasnya.

Sementara itu, GKR Hemas merasa bangga dengan para guru di Yogyakarta yang telah mengikuti  kegiatan ini. “Saya dulu juga pemain basket sejak SMP kelas II hingga kelas II SMA,” ujar GKR Hemas singkat. (Rar)