DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 06 April 2019 / 15:32 WIB

Pemkab Gunungkidul Kaji Pembangunan Museum

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kerja sama dan melakukan kajian pendirian museum. Kajian tersebut dilakukan bertujuan untuk memperoleh data awal berkaitan dengan urgensi, data koleksi objek budaya, konsep dan tema museum, sekaligus perkiraan luasan lahan yang dibutuhkan.

”Saat ini kita sudah lakukan tahap kajian dengan melibatkan akademisi dan pihak-pihak terkait lainnya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Drs Agus Kamtono MSi.

Dari hasil koordinasi dan kerja sama pembangunan museum tersebut nantinya akan ditindaklanjuti dengan kajian pengadaan tanah yang bertujuan untuk memperoleh data lahan yang akan ditempati museum. Setelah selesai melakukan tahap kajian, pada tahun 2020 mendatang akan dilanjutkan dengan appraisal tanah dan pengadaan lahan.

Jika tahapan tidak ada kendala baru pada tahun 2021 kegiatan pembangunan fisik museum berikut kelengkapannya segera akan dilaksanakan. Langkah awal untuk dilakukan kajian tersebut menjadi sangat penting agar kelak museum yang dibangun memiliki karakter kuat yang mencerminkan potensi dan etalase Budaya Gunungkidul.

”Dalam jangka panjangnya keberadaan museum ini diharapkan dapat memberikan multiplier effect di bidang ekonomi, sosial dan pendidikan,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Kabupaten Gunungkidul memiliki sejumlah lokasi peninggalan sejarah baik berupa candi, rumah adat yang saat ini mulai banyak dilirik wisatawan. Bahkan meskipun hanya tinggal sebagian yang tersisa, cagar budaya berbentuk candi kini menjadi objek wisata edukasi.

Seperti l Candi Pulutan yang terletak di Dusun Butuh, Pulutan, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul sejak ditetapkannya sebagai warisan budaya, kekayaan cagar budaya berupa candi banyak dikunjungi wisatawan. ”Sejak ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta situs candi, Candi Pulutan sering dikunjungi wisatawan,” ucapnya. (Bmp)