DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 06 April 2019 / 15:14 WIB

Panen Durian Patuk Tak Maksimal

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Dampak musim kemarau panjang tahun lalu membuat pertumbuhan pohon durian tidak maksimal dan banyak yang tidak berbuah. Hal ini diakui Camat Patuk R Haryo Ambar Suwardi SH MSi terkait tidak maksimalnya jumlah buah durian yang ada di wilayahnya.

”Akibat musim kemarau panjang banyak pohon durian tidak berbuah. Hal ini dapat dilihat disebelah kanan-kiri jalan Yogya-Wonosari. Kalau pada musim yang bagus, pohon-pohon di sekitar jalan saja sudah banyak buah durian bergelayutan. Sekarang pemandangan tersebut tidak tampak lagi. Mudah-mudahan tahun ini hujannya cukup bagus,” ujar Haryo Ambar Suwardi.

Menurutnya, di daerah lain juga ada gangguan cuaca yang berdampak kurang baik bagi petani. Pada musim yang bagus panen durian melimpah. Sebaliknya pada musim yang kurang mendukung buah durian jarang dijumpai. ”Setiap usaha pasti mengalami berbagai masalah, yang penting dapat menyikapi,” katanya.

Meski demikian kelompok tani (klomtan) durian di Nglanggeran mencoba mengubin (cara untuk mengetahui perkiraan hasil panen-red) pohon durian yang berbuah. Pengubinan dihadiri Kepala Dinas Pertanian Gunungkidul Ir Bambang Wisnu Broto, Camat Patuk R Haryo Ambar Suwardi SH, muspika, kepala desa dan sejumlah tamu undangan.

Hasil ubinan durian varietas montong maupun bawor rata-rata tiap buah beratnya 3,6 kg dan tiap pohon rata-rata ada 6 buah dengan jumlah pohon yang berbuah sebanyak 700 pohon dari 2.500 pohon yang ada. Meski tidak sebagus tahun-tahun sebelumnya petani juga sedikit dapat menikmati hasil durian dari pohon yang berbuah. ”Hasil penjualan durian tersebut dapat menambah kas kelompok sebesar Rp 15 juta,” kata Ir Bambang Wisnu Broto. (Ewi)