DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 06 April 2019 / 12:30 WIB

Korban Penembakan Soft Gun Mengaku Tak Miliki Masalah Dengan Pelaku

YOGYA, KRJOGJA.com - Jajaran Polsekta Pakualaman terus mendalami motif penembakan brutal menggunakan soft gun terhadap seorang mahasiswa yang terjadi di Jalan Sultan Agung Yogyakarta, Jumat (05/04/2019) dini hari kemarin. Pelaku penembakan, Dev (29) warga Wirogunan Mergangsan hingga kini belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam perawatan dokter di rumah sakit akibat menderita luka pada di kepala setelah diamuk massa.

Kapolsekta Pakualaman, Kompol Herman Pratikno mengungkapkan anggotanya terus memantau kondisi kesehatan pelaku penembakan. Jika telah dinyatakan sehat oleh pihak rumah sakit maka petugas akan segera meminta keterangan terhadap pelaku.

Baca juga :

Mahasiswa Diberondong Tembakan Soft Gun di Jalan Sultan Agung

“Belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam perawatan. Jadi untuk motif penembakan belum diketahui,” jelas Herman Pratikno kepada KRJOGJA.com, Sabtu (06/04/2019).

Kapolsekta mengungkapkan, korban penembakan Lutvi Setiaji Hidayatullah (22) warga di Demangan Gondokusuman Yogyakarta saat dimintai keterangan mengaku tak mengenal pelaku dan selama ini tidak memiliki masalah dengan siapapun. Korban yang saat kejadian penembakan berani melakukan perlawanan saat ini dalam kondisi sehat dan hanya mengalami luka ringan di tangan dan kaki akibat terkena peluru soft gun.

Sementara terhadap dua orang yang teman pelaku yang berhasil melarikan diri, petugas hingga saat ini juga belum bisa memastikan perannya. Namun demikian upaya pengejaran tetap dilakukan untuk segera menemukan titik terang permasalahan kasus ini.

“Terhadap dua orang tersebut kami belum bisa mengetahui keterlibatannya karena saat kejadian melarikan diri. Jika pelaku telah bisa dimintai keteranganya baru bisa diketahui (motif), termasuk dua orang temannya itu turut terlibat atau tidak,” tegasnya. (Van)