Peristiwa Editor : Ivan Aditya Kamis, 04 April 2019 / 20:18 WIB

Mahathir Wacanakan Jual Aset Negara untuk Bayar Utang

MALAYSIA, KRJOGJA.com - Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad tak menutup kemungkinan untuk menjual lebih banyak aset-aset negara, termasuk lahan, demi mengurangi utang nasional.

"Kami masih memiliki sejumlah aset lainnya. Bahkan, kami mungkin, jika perlu, menjual tanah milik pemerintah," ucap Mahathir.

Namun, Mahathir memastikan aset-aset negara terutama lahan, akan dijual kepada warga Malaysia, bukan pihak asing. "Tapi, tentu saja kami akan menjualnya kepada orang Malaysia, bukan kepada orang asing. Ini akan membantu mengurangi utang," ucap Mahathir.

Mahathir mengatakan pemerintah juga masih melihat potensi untuk mengurangi jumlah utang negara melalui penjualan aset-aset pemerintah lainnya. “Jadi saat ini proses sedang berlangsung, tidak statis. Ini (utang negara) sedang diturunkan, sedang dikerjakan setiap saat. Saya tidak bisa memberikan angka yang tepat, tetapi saya percaya sudah ada pengurangan cukup banyak," ujar Mahathir.

Rencana penjualan serta likuidasi aset negara ditentang sejumlah oposisi pemerintah. Mahathir tak banyak menggubris oposisinya dan hanya mengatakan mereka bisa menentang, tapi bukan mereka yang berkuasa di sini.

"Selama masa mereka (berkuasa), mereka tidak menentang penjualan tanah kepada orang asing. Sekarang hanya mereka yang ingat," kata Mahathir.

Baru-baru ini pemerintah Malaysia berhasil menjual sebuah kapal pesiar kelas menengah (yacht) bernama Equanimity senilai US$126 juta atau Rp1,7 triliun. Kapal itu menjadi milik negara setelah disita Negeri Jiran karena diduga dibeli dengan uang hasil korupsi dana lembaga investasi 1 Malaysia Development Berhad (1MDB). (*)