Jateng Editor : Danar Widiyanto Rabu, 03 April 2019 / 16:10 WIB

240 Jabatan Kades Diperebutkan, Usai Lebaran Digelar Serentak

BOYOLALI, KRJOGJA.com  –  Pilkades serentak di Boyolali akan digelar pada akhir Juni mendatang, dimana sebagian pelaksanaannya akan menggunakan pemilihan secara elektronik atau e-voting.

Kabid Bina Pemerintah Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes), Candra Irawan, Rabu (3/4/2019) menjelaskan, sebanyak 240 jabatan kades di Boyolali akan selesai tahun ini. dari jumlah tersebut, sebanyak 229 desa akan selenggarakan Pilkades serentak pada tanggal 29 Juni. Sementara 11 desa lainnya akan dilakukan menyusul  pada September mendatang.

Perbedaan pelaksanaan tersebut, jelasnya, disebabkan aturan batas waktu pemajuan pelaksanaan Pilkades. Untuk Pilkades bulan Juni,  desa yang ikut adalah yang masa jabatan kades selesai pada bulan April hingga September mendatang. Sementara 11 desa yang menggelar Pilkades bulan September adalah yang masa jabatan kades berakhir Desember mendatang.

“Aturannya,  pemajuan Pilkades tidak boleh dari enam bulan. Sehingga kalau masa jabatannya sampai September maka Pilkadesnya bisa dimajukan untuk ikut bulan Juni,” katanya.

Untuk mekanisme pemilihan, ada 62 desa yang akan menggunakan e-voting karena perangkat di desa setempat, baik infrastruktur dan sumber daya manusianya, dinilai sudah mendukung. Pelaksanaan e-voting dalam Pilkades di Boyolali sendiri sudah diaplikasikan sejak tiga tahun terakhir dan dinilai sukses. Misal pada 2016 lalu, Pilkades secara e-voting sudah dilakukan sebanyak 15 kali dan 5 kali pada tahun 2017. Sementara tahun 2018 nihil karena tak ada pelaksanaan Pilkades di Boyolali. (Gal)