DIY Editor : Danar Widiyanto Selasa, 02 April 2019 / 22:50 WIB

Hasyim Joyo Hadikusumo Malu UGM Kehabisan Guru Besar Sastra Jawa

BANTUL, KRJOGJA.com - Adik kandung calon presiden (capres) nomor urut 02, Hasyim Joyo Hadikusumo Selasa (2/4/2019) mengungkap keprihatinan sekaligus rasa malu pada Universitas Gadjah Mada (UGM) yang kehabisan Guru Besar Sastra Jawa. Hasyim pun menyatakan siap memperjuangkan penambahan guru besar agar nantinya UGM bisa meneruskan keberlangsungan jurusan sastra Jawa yang ada di kampus biru tersebut. 

“Saya sudah lama prihatin bahwa di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM tinggal satu guru besar Sastra Jawa dan ini nanti bulan Juli 2019 sudah pensiun. Tidak ada penggantinya, dan ini sungguh sangat tidak baik. Kami sangat prihatin karena UGM akan kehilangan guru besar sastra Jawa. Ini memprihatinkan sekaligus memalukan,” ungkap Hasyim saat membuka pameran Ekspresi Akal Sehat di Pyramid Jalan Parangtritis Selasa (2/4/2019) malam. 

Menurut Hasyim, sastra khususnya Jawa adalah akar dari kebudayaan Indonesia yang harus terus dipertahankan eksistensinya. Hasyim yang juga selama 13 tahun terakhir berkontribusi pada FIB UGM pun menyatakan janjinya untuk menambah guru besar agar keberlangsungan Sastra Jawa bisa dipastikan kedepannya. 

“Saya sendiri bertekad menciptakan 1,2,3 guru besar Sastra Jawa di UGM. Sekelas UGM tak punga guru besar Sastra Jawa itu adalah penghinaan yang tak bisa ditolerir. Tanpa sastra dan kebudayaan menurut saya budaya Indonesia akan punah, ini tak bisa dibiarkan,” sambungnya. 

Dihadapan 52 seniman peserta pameran dan juga audience yang menghadiri pembukaan, Hasyim juga mengungkap janji akan menggelontorkan anggaran besar bagi kebudayaan Indonesia bila nantinya sang kakak Prabowo Subianto terpilih sebagai presiden di kontestasi Pilpres 2019. “Saya sampaikan ini adalah janji pada seniman bahwa pemerintahan baru akan memberikan tempat yang amat penting bagi kebudayaan Indonesia termasuk anggaran sangat besar untuk kebudayaan Indonesia,” ungkapnya tegas. 

Sementara penggagas pameran, KRMT Indro Kimpling Suseno menyampaikan ada 52 seniman plus 1 orang lainnya yang terlibat dalam agenda Ekspresi Akal Sehat sengaja dibuat sebagai bentuk dukungan pada pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. “Ternyata perupa yang mengapresiasi 02 cukup banyak, bisa lebih dari 100 seniman. Tapi kali ini hanya 52 yang ikut serta untuk menjaga kualitas pameran sehingga bisa setara dengan di luar negeri,” terangnya. (Fxh)