Pendidikan Editor : Danar Widiyanto Senin, 01 April 2019 / 21:30 WIB

Program Literasi Digital Wajib Dikaji Ulang

SIBERKREASI melakukan penelitian terkait Indeks Literasi Digital Remaja di Indonesia. Penelitian dilakukan di empat kota besar, yakni Bandung, Denpasar, Pontianak, dan Surabaya.

Salah satu hasilnya dari penelitiannya terungkap kalau para responden memperbaharui pengetahuan digitalnya secara otodidak. Selain dari otodidak, juga berasal dari keluarga, teman, dan di sekolah.

Temuan ini pun mendapat masukan dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.

Menurutnya, jika responden memperbaharui pengetahuan digitalnya secara otodidak, maka sudah saatnya program-program literasi digital perlu dievaluasi.

Namun, bukan berarti program-program yang dilakukan selama ini tidak bagus. Tetapi, untuk menemukan solusi yang efektif terkait dengan literasi digital.

"Itu kan sesuatu yang normal artinya kita sudah banyak aktivitas-aktivitas di bidang literasi. Contoh Siberkreasi ada 100 organisasi. Dan sudah, mungkin ratusan atau ribu kali event-event oleh teman-teman Siberkreasi. Juga ada relawan TIK ada semuanya. Tapi kan hoaks jalan terus," kata Rudiantara di gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), seperti diinformasikan, Senin (1/4/2019).(*)