Pendidikan Editor : Danar Widiyanto Senin, 01 April 2019 / 17:41 WIB

Hadapi Era 4.0, 23 Guru Matematika Indonesia Belajar di Malaysia

SLEMAN, KRJOGJA.com - 23 guru Matematika dari SD dan SMP di Indonesia dan 3 widyaiswara melaksanakan kegiatan belajar ke Seameo Recsam Penang Malaysia 11-29 Maret 2019 lalu. Saat ini para guru telah kembali, melanjutkan belajar di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika untuk kemudian disebar menjadi agen fasilitator di seluruh wilayah Indonesia. 

Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Sesditjen GTK) Kemdikbud, Dr. M.Q. Wisnu Aji, S.E., M.Ed mengatakan para guru yang telah kembali ke tanah air diminta membuat karya ilmiah tentang apa saja yang didapatkan selama belajar di Penang Malaysia. Menurut dia, kegiatan melihat secara langsung, mengamati dan berpraktek mengajar di negara asing diharapkan menjadi pengalaman baru yang nantinya bisa dimanfaatkan di dalam negeri. 

“Malaysia salah satu negara maju untuk bidang Matematika dan kami menilai guru-guru kita perlu belajar ke sana. Kemarin sejak 11-29 Maret 2019 guru-guru kita belajar tentang cara mengajar abad 21 era revolusi industri 4.0 termasuk invasi big data dalam Matematika dan aplikasi digital untuk guru Matematika. Para guru nantinya akan kembali ke daerah masing-masing dan menularkan hal baik yang telah didapatkan,” ungkapnya usai mendengar hasil laporan di PPPPTK Matematika Senin (1/4/2019) 

Pemilihan Malaysia sendiri tak begitu saja diputuskan karena dinilai negara tetangga tersebut mampu mengembangkan dengan baik Science, Technology, Eingineering and Mathematics (STEM). Para guru pun sebelumnya menjalani seleksi ketat karena mereka harus mampu menyerap materi dengan baik dan nantinya memenuhi tuntutan pendidikan di era 4.0. 

Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd menambahkan para guru yang telah usai menjalani pelatihan di Malaysia diwajibkan mendiseminasikan hasil pada komunitas Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di lingkungan masing-masing. “Kami minta mereka jadi agen kepanjangan tangan PPPPTK Matematika di berbagai daerah, dan harapannya kualitas guru semakin meningkat,” ungkapnya. (Fxh)