Jateng Editor : Ivan Aditya Senin, 01 April 2019 / 10:54 WIB

Meski Beda Pilihan, Kerukunan Harus Dijaga

BOYOLALI, KRJOGJA.com - Jelang Pileg dan Pilpres, warga Boyolali diimbau tetap menjaga kerukunan dan kondisifitas wilayah yang selama ini telah terjaga baik. Pemilih juga diharapkan berpartisipasi aktif dalam proses pemilihan sebagai salah satu parameter peningkatan dalam berdemokrasi.

“Dalam demokrasi, perbedaan adalah suatu keniscayaan. Kerukunan lebih penting daripada sekedar berbeda pilihan politik,” kata tokoh masyarakat Boyolali, Seno Kusumoarjom Senin (01/04/2019).

Selama ini, kondisi wilayah Boyolali sudah kondusif. Sehingga jangan sampai adanya perbedaan pandangan politik memecah kerukunan masyarakat yang telah terjaga apik. Dalam berdemokrasi, perbedaan adalah hal yang biasa dan harus diterima secara dewasa.

Selain kerukunan, kualitas berdemokrasi juga diharus ditingkatkan. Menurut Seno, ada beberapa parameter untuk mengukur hal tersebut, diantaranya tingkat partisipasi dan keabsahan atau suara dalam pemilihan yang meningkat dibanding agenda pemilihan sebelumnya.  “Para pemilih juga harus bisa memilih tanpa tekanan apapun,” tegasnya.

Begitupun hasil dari pemilihan, seluruh pihak harus bisa menerima. Hasil Pemilu, baik pilpres maupun pileg, harus dihormati sebagai sebuah hasil proses demokrasi. Menurut Seno, untuk menjaga demokrasi yang sehat, sebisa mungkin menghindari opini-opini liar, apalagi opini tanpa bukti atau dasar yang kuat. (Gal)