DIY Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 01 April 2019 / 11:23 WIB

Berita Populer Sepekan : Aries “Spiderwoman” Susanti Serahkan Emas Asian Games, Ada Apa? sampai Diajak 'Main Belakang', Puluhan Siswa Laporkan Kakak Pembina Pramuka

BERAGAM  berita telah disajikan dan dinikmati para pembaca setia KRJOGJA.com. Namun, dalam sepekan ini ada lima berita yang mendapat perhatian pembaca. Berikut lima berita terpopuler pilihan pembaca :

Aries “Spiderwoman” Susanti Serahkan Emas Asian Games, Ada Apa?

Atlet panjat tebing Indonesia peraih dua medali emas Asian Games 2018 Aries Spiderwoman Susanti Rahayu Jumat (29/3/2019) menyerahkan medali emas yang berhasil diraihnya ke Museum Olahraga Nasional. Penyerahan dilakukan langsung sehari sebelum latihan terakhir di Yogyakarta sebelum bertolak ke Eropa untuk melaksanakan Training Camp.

Satu medali emas Asian Games 2018, medali emas Kejuaraan Dunia Chongqing 2018, medali perak Kejuaraan Dunia Xiamen 2017 dan medali perunggu kejuaraan Dunia Tai'an 2018 diberikan sebagai koleksi Museum Olahraga Indonesia. Aries sendiri mengaku bangga ketika diminta menyerahkan medali yang berhasil diraihnya untuk disimpan dan dipamerkan oleh negara.


Mau Kulineran di Semarang?, Berikut 9 Lokasi Paling Direkomendasikan

SEMARANG telah menunjukkan kemajuan pembangun akhir-akhir ini. Sebagai Ibukota Propinsi Jawa Tengah, keberadaanya telah menjadi salah satu tujuan pariwisata, termasuk kulinerannya.

Saat berlibur, selain menikmati beraneka ragam tempat wisata yang ada di Semarang, jangan lupa untuk mengisi perut dengan sesuatu yang khas juga dari kota ini. Selain tempat wisata yang keren-keren, Semarang juga memiliki beragam kuliner khas nan legendaris yang perlu Anda coba.

Berikut, rangkuman wisata kuliner Semarang yang wajib Anda cobain dari berbagai sumber, Selasa (26/3/2019).

1. Toko Oen Semarang

Kalau Anda ingin merasakan sajian kuliner dengan ditemani nuansa Belanda, Anda patut berkunjung ke Toko Oen ini. Ya, tidak hanya kawasan Kota Lama saja yang memiliki bangunan lawas dengan nuansa Eropa. Namun di beberapa tempat makan seperti ini juga bisa Anda rasakan.

NYIA Rampung, Purworejo Bakal Jadi Daerah Pariwisata Baru

Wilayah Kabupaten Purworejo diyakini bakal menjadi daerah tujuan wisata baru di Pulau Jawa. Menyusul akan segera dioperasikannya Bandara baru New Yogyakarta International Airport di Kabupaten Kulonprogo DIY.

“Ini peluang yang cukup besar, namun Purworejo belum banyak bergerak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo jangan kerja sendiri,” kata anggota Komisi X DPR RI Ir H Bambang Sutrisno di Purworejo, Senin (25/3/2019).

Komisi X yang juga membidangi dunia pariwisata menurut Bambang Sutrisno, sudah banyak melakukan komunikasi dengan Kementerian Pariwisata terkait dengan perkembangan pariwisata di wilayah eks Karesidenan Kedu, terutama Purworejo dan Magelang, yang merupakan daerah terdekat dengan bandara baru yang akan segera dioperasionalkan penggunaannya. Termasuk penerbangan dari dan ke luar negeri. “Jangan sampai mereka yang berkunjung di sini ternyata tidak ada apa-apa. Bahkan ikat kepala saja tidak ada,” tambah Bambang Sutrisno.

PLN Bakti Negeri, Direksi dan Komisaris Kembali ke Almamater

PLN mengajak generasi muda untuk menggali potensi diri dan memajukan negeri lewat pendidikan. Hal ini diwujudkan dalam kegiatan Direksi dan Komisaris PLN yang menjadi pengajar tamu di sekolah-sekolah almamaternya untuk berbagi pengalaman sukses dan memotivasi para pelajar.  

Dalam rilis PLN UID Jateng dan DIY, kegiatan PLN Mengajar bertemakan 'Bakti untuk Negeri, Back to Almameter' ini dilaksanakan selama bulan Maret 2019 yang diikuti kurang lebih 300 siswa setiap satu sekolah. Kegiatan PLN Mengajar, Jumat (22/3/2019) dimulai di Purworejo, tepatnya SMA Negeri 1 Purworejo.  

Muhammad Ali, Direktur Human Capital Management PLN yang merupakan alumni dari SMA Negeri 1 Purworejo ambil bagian mengajar dengan membeber semua pengalamannya. Ali sangat bersemangat untuk memotivasi generasi-generasi bangsa selanjutnya dengan membangkitkan semangat nasionalisme, memberikan inspirasi pengalaman sukses dan pembelajaran di bidang ketenagalistrikan sebagai pemahaman bagi para pelajar mengenai proses bisnis PLN.

"Saya dulu dari SMP Negeri 1 Kutoarjo, kemudian masuk ke SMA (Negeri 1 Kutoarjo) ini masuk IPS, lalu masuk Fakultas Hukum Gadjah Mada, sekarang saya menjadi bagian dari tim dimana sebagian besar orang di PLN adalah engineer atau insinyur," tutur Ali saat menceritakan kisah perjalanannya dahulu. Yang coba disampaikan beliau adalah tidak peduli apakah berlatar belakang IPA, IPS maupun Bahasa, semua memiliki kesempatan yang sama untuk sukses asalkan memiliki motivasi dan imajinasi.

Diajak 'Main Belakang', Puluhan Siswa Laporkan Kakak Pembina Pramuka

Rk (32) pelatih Pramuka di salah satu SMP di Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, Sabtu  (30/3/2019)  harus mendekam di sel tahanan Polres Banyumas. Ia ditahan lantaran sudah berbuat bejat dengan mencabuli puluhan anak didiknya yang masih kelas satu SMP.

Pelaku Rk yang diketahui warga Mrebet, Purbalingga itu, dibekuk setelah sejumlah siswa laki laki yang menjadi korban pencabulan melaporkan kepada orang tuanya yang kemudian dilaporkan ke pihak sekolah.

"Selanjutnya kasus perbuatan cabul oleh pihak sekolah dilaporkan ke Polsek Sumpiuh yang dilanjutkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Banyumas," kata Kasat Reskrim Polres Banyumas AKP Agung Yudiawan mewakili Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun, Sabtu (30/3/2019) di Mapolres Banyumas.