DIY Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 29 Maret 2019 / 16:41 WIB

Mahasiswa Harus Siap Saing di Era Revolusi Industri 4.0

YOGYA, KRJOGJA.com - Menghadapi era industri 4.0, semua elemen masyarakat termasuk mahasiswa harus menyadari konsekuensi logis dampak dari perubahan yang ditimbulkan. Peningkatan SDM harus terus dilakukan untuk menyiapkan generasi milenial yang kompetitif dan produktif.

Demikian juga sebagai pemuda, jangan puas hanya dengan menjadi seorang mahasiswa. Tapi harus terus tumbuh menjadi orang yang bermental baik sehingga bisa menjadi seorang tokoh atau pemimpin.

"Revolusi industri ini sebagai revolusi jari. Karena iblis ada di jari masing-masing. Apakah ketika ada berita hoaks, dengan membaca judulnya saja sudah membuat kita ingin menyebar, atau terlebih dahulu memindai, membaca, lalu menghapusnya?" ucap Widiarsi Agustina dari Kantor Staf Presiden RI pada diskusi publik 'Generasi Muda dalam Persaingan Industri 4.0' di Gedung Prof Soenarjo UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara KSP Goes To Campus. Pada kesempatan tersebut, KSP menggandeng kerja sama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Ditambahkan Widiarsi, kreativitas dan kompetensi sangat dibutuhkan mahasiswa untuk menghadapi revolusi industri keempat ini. 

Sementara Tenaga Ahli Madya Kedeputian V Kantor Staf Presiden RI, Munajad PhD menjelaskan, pada 2030 menurut The Economist Intelligence Unit, Indonesia akan menempati posisi keempat dengan kenaikan GDP tertinggi di dunia. Dampaknya akan muncul ancaman pengangguran akibat otomatisasi, kerusakan alam dan maraknya hoaks. "Solusinya adalah SDM," tegasnya.
  
Dalam mempersiapkan SDM untuk menghadapi tantangan tersebut, universitas seringkali dianggap masih kurang. Dunia akademik selama ini dinilai masih terlalu teoritis. Padahal, semua berubah seiring perkembangan zaman.

Sementara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Sunan Kalijaga Dr H Waryono MAg menyampaikan, kegiatan seperti ini harus diikuti dengan sepenuh hati agar bermanfaat sebagai modal kehidupan di masa depan. Pihaknya juga berharap kegiatan ini mampu menjadi jembatan bagi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga untuk berkarir ke depan, mengalami mobilitas vertikal agar tetap berkembang.  "Dengan begitu muncul orang-orang hebat, inovatif dan kreatif," harap Waryono. (Feb)