DIY Editor : Ivan Aditya Jumat, 29 Maret 2019 / 10:34 WIB

Tarif Retribusi Pengujian Kendaraan Bakal Diturunkan

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Pemkab bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) saat ini tengah melakukan pembahasan tiga Raperda baru untuk penyesuaian dan implementasi di lapangan. Salah satu rancangan peraturan daerah yang menjadi bahasan adalah perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2011 tentang Retribusi Pengujian Kendaraan, dalam hal ini menyangkut masalah tarif yang ditetapkan oleh Pemkab.

Anggota Panitia Khusus (Pansus) Raperda Retribusi Pengujian Kendaraan DPRD Gunungkidul, Ari Siswanto menyatakan, pembahasan raperda retribusi pengujian kendaraan bermotor terus dilakukan. Pertimbangan dan kajian juga diikutsertakan dalam hal ini untuk pembuatan Perda baru yang sangat penting dan dibutuhkan sebagai bentuk revisi atas perda sebelumnya yang telah dikeluarkan sejak tahun 2011 lalu.

Revisi diperlukan untuk menyesuaikan dengan aturan di atasnya, selain itu juga disesuaikan dengan kondisi dan implementasi di lapangan. "Ada beberapa yang kami tekankan berkaitan dengan tarif pengujian yang seharusnya tidak membebani masyarakat,” katanya.

Penetapan tarif pengujian harus berkaca pada kondisi sekarang dan berdasarkan sejumlah laporan dan cek lapangan yang dilakukan saat ini tarifnya masih cukup tinggi, sehingga membebani masyarakat. Besaran tarif yang ditetapkan seharusnya memperhatikan kondisi terlebih armada angkutan di era sekarang sangatlah lesu. Baik angkutan umum untuk pedesaan dan perkotaan sudah jarang dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Uang yang didapat belum tentu memenuhi setoran. Belum lagi juga harus memikirkan beban biaya pengujian kendaraan,” imbuhnya. (Bmp)