DIY Editor : Ivan Aditya Jumat, 29 Maret 2019 / 01:49 WIB

Awal Mei Diprediksi Masuk Musim Kemarau

YOGYA, KRJOGJA.com - Awal musim kemarau 2019 di wilayah DIY, diprediksikan pada bulan Mei mendatang. Kendati demikian ada beberapa daerah di DIY yang pada dasarian (10 harian) III April sudah masuk musim kemarau, seperti Gunungkidul bagian selatan dan Bantul bagian Timur. Menyikapi kondisi tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Yogyakarta, meminta kepada masyarakat, khususnya petani untuk cermat dalam menentukan jenis tanaman.

”Awal musim kemarau 2019 untuk wilayah DIY sebagian besar mengalami kemunduran dari normalnya (75 %). Sedangkan sisanya sama dengan normalnya (25 %). Sebagian besar wilayah DIY akan masuk awal musim kemarau di dasarian 1 sampai 2 Mei 2019, sedangkan yang terakhir masuk musim kemarau wilayah sekitar Merapi,” kata Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Djoko Budiyono MSi.

Djoko mengatakan, berdasarkan data yang ada di BMKG Stasiun Geofisika Yogyakarta, pada dasarian III Maret 2019 ini, jumlah curah hujan untuk wilayah DIY diprediksikan dalam kisaran menengah yaitu sekitar 75 sampai 150 mm/dasarian. Kondisi tersebut menunjukkan iklim diakhir bulan masih cukup basah, sedangkan untuk bulan April intensitas curah hujan bulanan diprediksi berkisar 101-300 mm/bulan ( kategori menengah).

“Kalau dilihat dari data yang ada, intensitas hujan pada Mei 2019 intensitas curah hujan mengalami penurunan, karena dalam 1 bulan intensitasnya hanya mencapai 21- 100 mm (kategori rendah),” ujar Djoko. (Ria)